Polres Garut Gelar Monitoring Serentak Imunisasi Campak ORI: Cegah KLB dan Lindungi Ribuan Balita di Garut

(Istimewa)
Polres Garut dukung program Vaksin Campak Serentak Kabupaten Garut (Istimewa)
0 Komentar

RADARGARUT– Polres Garut turun langsung ke lapangan untuk memastikan pelaksanaan imunisasi campak massal berjalan lancar.

Pada Selasa 7 April 2026, seluruh jajaran Polsek di Kabupaten Garut melakukan monitoring serentak terhadap kegiatan Outbreak Response Immunization (ORI) Campak yang digelar di berbagai puskesmas dan posyandu.

Kegiatan ini merupakan upaya bersama pemerintah daerah dan Polri untuk mencegah terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) campak yang sedang meningkat di wilayah tersebut.

Baca Juga:Iran 'Tutup Pintu' Kerja Sama Kilang Minyak dengan Indonesia, Imbas Konflik GeopolitikGenerasi Muda Bulutangkis Indonesia Siap Bersinar di Badminton Asia Championships 2026

Kegiatan imunisasi ORI Campak dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai, menyasar anak-anak usia 9 hingga 59 bulan. Sasaran utama adalah balita yang tersebar di seluruh wilayah kerja puskesmas dan posyandu di Kabupaten Garut. Imunisasi ini menjadi respons cepat atas peningkatan kasus campak yang terjadi sejak awal tahun 2026.

Kasi Humas Polres Garut, Ipda Susilo Adhi menjelaskan bahwa monitoring serentak ini bertujuan memastikan pelaksanaan imunisasi berjalan aman, tertib, dan lancar.

“Selain itu, kegiatan ini juga sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menekan angka penyebaran campak serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi bagi anak,” ujarnya.

Menurut Susilo, kehadiran aparat kepolisian di tengah-tengah masyarakat bukan hanya untuk pengamanan, tetapi juga memberikan rasa aman kepada orang tua dan petugas kesehatan. Dengan demikian, proses imunisasi dapat berlangsung optimal tanpa gangguan.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Kementerian Kesehatan RI Nomor IM.02.03./C/1082/2026 tanggal 3 Maret 2026, yang memerintahkan respons terhadap peningkatan kasus campak dan potensi KLB di tahun 2026.

Sebelumnya, Garut juga telah melaksanakan ORI serupa pada Februari 2026 di beberapa puskesmas, dan kini diperluas secara lebih masif.

Campak merupakan penyakit menular yang sangat mudah menyebar melalui udara, terutama pada anak-anak dengan daya tahan tubuh rendah.

Baca Juga:Dedi Mulyadi Permudah Perpanjangan STNK di Jawa Barat: Tak Perlu KTP Pemilik Lama untuk Perpanjangan TahunanLonjakan Wisatawan Garut 59,7% di Lebaran 2026: E-Ticketing Jadi Senjata Utama Modernisasi Pariwisata

Gejala yang muncul biasanya berupa demam tinggi, batuk, pilek, dan ruam merah di seluruh tubuh. Jika tidak ditangani, campak dapat menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia, diare berat, bahkan kematian. Oleh karena itu, imunisasi menjadi benteng utama perlindungan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Garut bersama Polres Garut berharap cakupan imunisasi ORI ini dapat mencapai target tinggi, minimal 95 persen, agar mata rantai penularan campak dapat segera terputus.

0 Komentar