GARUT – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memberikan pesan tegas kepada para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru dilantik agar bijak dalam mengelola keuangan serta tidak terjebak dalam perubahan gaya hidup yang berlebihan.
Dalam arahannya, Syakur meminta para PNS untuk tidak terburu-buru memanfaatkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan PNS sebagai jaminan pinjaman di bank.
“Tolong SK itu dilihat dulu dan disimpan dulu selama satu bulan, jangan langsung dititipkan ke bank. Biasanya baru dapat SK langsung tidak dilihat lagi,” ujar Syakur, saat pimpin apel gabungan sekaligus pelantikan dan penyerahan petikan SK Bupati Garut tentang pengangkatan PNS di lingkungan Pemkab Garut, di lapangan Setda, pada Senin, 6 Maret 2026.
Baca Juga:Kejurda Voli U-18 Digelar di Garut, Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi MasyarakatUsai Pungli Pantai Sayang Heulang Viral di Medsos, Ketua DPRD Minta Disparbud Segera Tindaklanjuti
Ia menegaskan bahwa setiap PNS memang memiliki hak untuk memanfaatkan profesinya. Namun, hal tersebut tidak boleh berubah menjadi beban yang justru malah mengganggu kinerja.
“Hati-hati, itu hak Anda, tapi jangan sampai menjadi beban. Kadang karena merasa sudah PNS, jenjang dianggap lebih tinggi, lalu standar hidup berubah,” tegasnya.
Syakur mengungkapkan, bahwa perubahan gaya hidup yang kerap terjadi seperti adanya keinginan mengganti kendaraan, misalnya dari sepeda ke motor, hingga dari motor ke mobil, tanpa mempertimbangkan kemampuan ekonomi yang sebenarnya.
“Sehingga pola hidup anda berubah, padahal belum tentu sesuai dengan kemampuan bapak ibu semua. Nanti ketika anda mengkapitalisasi SK anda, jangan sampai berlebihan, jangan sampai nanti anda jadi tidak punya apa-apa,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa beban utang yang terlalu besar dapat berdampak pada menurunya kinerja, karena gaji habis untuk membayar cicilan.
Selain itu, Syakur juga mengimbau agar para PNS yang baru dilantik tersebut untuk tetap rendah hati dan tidak berubah sikap hanya karena status baru.
“Tolong jangan sampai unggah adat kalau kata orang sunda, jangan berubah hanya karena bangga memakai seragam korpri,” imbuhnya.
Baca Juga:Ancaman Bencana Masih Mengintai Garut hingga 30 April, BPBD Imbau Tetap WaspadaProduksi Jagung di Garut Tembus 458 Ton, Petani Makin Tertarik Menanam
Di akhir arahannya, Syakur menyampaikan keyakinannya bahwa para PNS yang dilantik merupakan individu terbaik yang telah melalui proses seleksi yang ketat, transparan, dan terukur.
“Saya yakin anda orang terbaik, karena seingat saya proses kemarin itu sangat terukur dan juga sangat terbuka. Sehingga orang-orang terbaik disitulah yamg kemudian mendapatkan kesempatan untuk menjadi PNS di Kabupaten Garut,” pungkasnya. (Ale)
