Program MBG Gerakkan Ekonomi Desa, Pelaku UMKM Rasakan Dampaknya

Feri/Radar Garut
Program MBG Gerakkan Ekonomi Desa, Pelaku UMKM Rasakan Dampaknya. (Feri/Radar Garut)
0 Komentar

GARUT – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai memberikan dampak ekonomi yang signifikan di tengah masyarakat. Tak cuma menyerap tenaga kerja secara langsung di sektor dapur, program ini juga membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru di berbagai lini, terutama bagi para pemasok bahan pokok dan pelaku UMKM.

Sejumlah pelaku usaha di Kabupaten Garut mulai merasakan efek berganda dari program tersebut. Salah satunya pelaku UMKM produksi abon di Kampung Cijeleran, Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong. Mereka mendapatkan pesanan rutin dari beberapa dapur MBG yang beroperasi di wilayah Garut.

Nunung Komalasari, pelaku UMKM produksi abon, menjelaskan bahwa peningkatan permintaan dari dapur MBG memberikan dampak langsung pada kebutuhan tenaga kerja di tempat usahanya.

Baca Juga:Konflik Timur Tengah: Bupati Imbau Jemaah Umrah Garut Tunda KeberangkatanPerbaikan Jalan di Garut Selatan Diajukan ke Pusat

Tidak hanya untuk proses produksi, tetapi juga untuk pengemasan sebelum didistribusikan.

“Efek atau manfaat dari mbg ini memang sangat besar. kita mengucapkan terima kasih kepada presiden Prabowo atas terlaksananya program mbg ini,” ujarnya.

Nunung mengatakan, pesanan dalam jumlah besar dan berkelanjutan membuat dirinya harus menambah tenaga kerja dari lingkungan sekitar. Hal ini menjadi peluang bagi warga yang sebelumnya belum memiliki pekerjaan tetap.

Nunung mengatakan, lapangan kerja yang tercipta meliputi proses pengolahan bahan baku, pemasakan, hingga pengemasan abon sebelum dikirim ke dapur MBG.

Dengan meningkatnya aktivitas produksi, perputaran ekonomi di tingkat desa pun ikut bergerak.

Program MBG sendiri digagas oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai upaya pemenuhan gizi masyarakat sekaligus penguatan ekonomi lokal melalui pelibatan pelaku usaha daerah.

Nunung berharap, seluruh dapur MBG di Kabupaten Garut dapat terus memberdayakan pelaku UMKM di sekitar wilayah operasionalnya.

Baca Juga:Adanya Pelabuhan di Garut Selatan Diyakini Produksi Ikan Akan MelejitPKL di Jalan Ahmad Yani Garut Seamakin Menjamur Selama Ramadhan

Menurutnya, kolaborasi antara dapur MBG dan UMKM lokal menjadi kunci agar manfaat program ini benar-benar dirasakan secara luas.

Dengan melibatkan supplier dan pelaku usaha kecil di daerah, program MBG tidak hanya berfungsi sebagai pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.(Feri)

0 Komentar