Mengubah Jalan Berbatu Jadi Akses Layak! Bupati Syakur Amin Tinjau Rencana Pembangunan Jalan Cimahi-Cisewu

(Istimewa)
Bupati Garut tinjau pembangunan jalan penghubung Garut Selatan (Istimewa)
0 Komentar

RADARGARUT– Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi infrastruktur jalan di wilayah selatan kabupaten pada Selasa, 3 Maret 2026.

Kunjungan ini difokuskan pada jalur penghubung Cimahi di Kecamatan Caringin hingga Cikarang dan Pamalayan di Kecamatan Cisewu. Didampingi Kepala Dinas PUPR Kabupaten Garut, Camat Caringin, serta unsur Forkopimcam setempat, Bupati Syakur turun ke lapangan untuk melihat secara detail medan jalan yang selama ini menjadi jalur vital bagi masyarakat, namun masih menghadapi tantangan geografis berat.

Jalan tersebut saat ini berupa jalur berbatu dan sulit dilalui, terutama karena kontur wilayah pegunungan yang ekstrem. Peninjauan ini menjadi langkah awal krusial dalam memetakan kebutuhan perbaikan akses transportasi di Garut Selatan.

Baca Juga:Polsek Bungbulang Terima 60 Knalpot Brong Secara Sukarela dari OKP, Wujud Sinergi Jelang RamadhanVivo X300 Ultra: Spesifikasi Monster dan Raja Baru Kamera Smartphone 2026

Bupati menegaskan bahwa survei lapangan ini bagian dari rencana strategis pembangunan melalui program Inpres Jalan Daerah, yang diusulkan ke pemerintah pusat untuk anggaran tahun 2026.

Dalam peninjauannya, Bupati Syakur menyoroti kondisi jalan yang sangat memprihatinkan dan membutuhkan intervensi segera agar mobilitas warga tidak lagi terhambat.

“Kami ini sekarang sedang mempertimbangkan ada jalur dari Pamalayan Cisewu langsung ke jalur nasional di bawah,” ujarnya.

Pembangunan jalur penghubung langsung dari Cisewu ke Cimahi diproyeksikan akan memangkas waktu tempuh secara signifikan. Hal ini memungkinkan masyarakat lebih mudah menjangkau pusat pelayanan publik, pasar, dan pusat ekonomi di wilayah utara.

Selain itu, akses yang lebih layak diharapkan memacu kelancaran distribusi komoditas lokal dari Caringin dan Cisewu, seperti hasil pertanian dan usaha kecil, sehingga meningkatkan kesejahteraan petani serta pelaku usaha mikro.

Bupati juga menjelaskan bahwa Pemkab Garut sedang mengkaji dua opsi jalur alternatif untuk menghubungkan jalur provinsi di Pamalayan menuju jalur nasional, yaitu melalui Panggalih-Karangsewu-Singajaya atau via Cikarang-Cimahi.

Estimasi biaya untuk standar jalan nasional mencapai sekitar Rp4 miliar per kilometer, dengan spesifikasi lebar 4 meter dan ketebalan beton 40 cm.

Baca Juga:Vitamin untuk Mata Kabur: Pilihan Terbaik untuk Mengatasi Penglihatan Buram dan Menjaga Kesehatan Mata di 2026Siap Jadi Flagship Killer Apple Siap Luncurkan iPhone 17e: Spesifikasi Dan Harga

“Mohon doanya semoga rencana ini bisa berjalan lancar dan terealisasi,” tambahnya.

Komitmen ini mencerminkan wujud nyata upaya pemerintahan dalam meratakan pembangunan hingga ke pelosok wilayah.

0 Komentar