Hadapi Persaingan Modern, Sekda Garut Minta UPT Bangkitkan Daya Saing Pasar Tradisional

Pasar Ciawitali Garut. (Rizka/Radar Garut)
Pasar Ciawitali Garut. (Rizka/Radar Garut)
0 Komentar

GARUT – Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menegaskan pentingnya optimalisasi peran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pasar dalam mengelola pasar tradisional secara lebih profesional dan inovatif.

Menurut Nurdin, keberadaan UPT Pasar tidak sekadar menjalankan fungsi administratif, namun juga harus mampu menjadi motor penggerak kebangkitan pasar tradisional di tengah persaingan dengan pusat perbelanjaan modern dan perubahan pola belanja masyarakat.

Nurdin Yana menekankan bahwa pengelolaan pasar harus diarahkan pada peningkatan kenyamanan, kebersihan, serta daya tarik agar tingkat kunjungan masyarakat terus meningkat. Ia berharap UPT Pasar mampu menghadirkan terobosan kreatif yang berdampak langsung pada geliat ekonomi pedagang.

Baca Juga:Ramadhan di Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Garut Perkuat Iman Lewat Program PesantrenTradisi Tahunan, Jalan Gatot Subroto di Garut Dipenuhi Pedagang Takjil

“Jadi poinnya adalah kita ingin juga agar UPT punya kreativitas jangan hanya menunggu,” ujarnya.

Evaluasi Kinerja UPT Pasar

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Garut berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja UPT Pasar. Evaluasi ini kata Nurdin, mencakup tanggung jawab dalam meningkatkan jumlah pengunjung, penataan pedagang, hingga tata kelola yang lebih tertib dan transparan.

Langkah tersebut dinilai penting agar pasar tradisional tidak stagnan, melainkan terus berkembang mengikuti dinamika kebutuhan masyarakat. UPT Pasar didorong untuk memiliki inovasi program, baik dalam promosi, event pasar, maupun kolaborasi dengan pelaku usaha lokal.

Pasar Baru Jadi Titik Awal

Terkait pembenahan Pasar Baru di Kecamatan Garut Kota, Nurdin Yana menyebut upaya tersebut sebagai langkah awal dari program revitalisasi yang lebih luas.

Pembenahan ini diharapkan menjadi model percontohan bagi pasar-pasar lain di wilayah Kabupaten Garut. Pemerintah daerah membuka kemungkinan untuk menerapkan pola yang sama di pasar lain jika hasilnya menunjukkan dampak positif. “Titik berangkatan kita hari ini kita memulai ini Pasar Baru,” pungkasnya.(Feri)

0 Komentar