Mengenal 6 Komunitas Sepeda Motor Ternama di Indonesia, dari BAMC hingga MACI

(ilustrasi Freepik/radargarut.id)
Mengenal 6 Komunitas Sepeda Motor Ternama di Indonesia, dari BAMC hingga MACI. (ilustrasi Freepik/radargarut.id)
0 Komentar

4. Tiger Association Bandung (TAB)

Tiger Association Bandung (TAB) menjadi salah satu komunitas motor senior yang cukup diperhitungkan di kalangan penggemar sepeda motor Indonesia.

Berdiri sejak 23 Mei 1994, TAB kerap disebut sebagai pelopor lahirnya klub-klub motor skala kecil yang berkembang pesat hingga saat ini.

Berawal dari ketertarikan dua pemuda terhadap sepeda motor Honda Tiger, TAB kemudian tumbuh menjadi komunitas besar dengan jumlah anggota yang terus bertambah. Eksistensinya mencerminkan kuatnya solidaritas dan konsistensi dalam menjaga identitas komunitas.

Baca Juga:Harga Emas Antam Batangan 4 Februari 2026: Naik atau Turun Hari Ini?Garut Memasuki Musim Penghujan, Ini Yang Perlu Kamu Siapkan Sebelum Liburan Ke Swiss Van Java

5. Harley Davidson Club Indonesia (HDCI)

Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) resmi berdiri pada 28 Mei 1990. Hingga kini, komunitas ini memiliki puluhan ribu anggota yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

HDCI dikenal dengan profil anggotanya yang berasal dari berbagai kalangan profesional dan elite, mulai dari pengusaha, pengacara, anggota DPR/MPR, hingga figur publik dan artis.

Keberagaman latar belakang tersebut turut memperkuat citra HDCI sebagai salah satu komunitas motor terbesar dan paling berpengaruh di Tanah Air.

6. Motor Antique Club Indonesia (MACI)

Motor Antique Club Indonesia (MACI) resmi berdiri pada 1 Oktober 1994, berawal dari sebuah musyawarah nasional yang menyatukan berbagai klub motor antik yang sebelumnya berdiri di daerah masing-masing.

Sejak saat itu, MACI menjadi wadah tunggal bagi para pencinta motor antik di seluruh Indonesia, sehingga tidak ada lagi perbedaan bendera antarwilayah.

Keberadaan komunitas motor di Indonesia tidak hanya sekadar hobi berkendara, tetapi juga mencerminkan semangat persaudaraan, solidaritas, dan kecintaan terhadap sejarah otomotif.

Dari BAMC yang legendaris hingga MACI yang menghimpun penggemar motor antik, setiap klub memiliki karakter, misi, dan tradisi uniknya sendiri. Eksistensi komunitas-komunitas ini menunjukkan bagaimana dunia sepeda motor di Indonesia terus berkembang, sambil tetap menjaga nilai kebersamaan dan kecintaan terhadap kendaraan roda dua.(*)

0 Komentar