Awal Tahun 2026 Kasus Kebakaran di Garut Capai 20 Kejadian, Damkar Catat Konsleting Listrik Jadi Penyebab Utam

(Ale/Radar Garut)
Kejadian kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu, di wilayah perkotaan Garut. (Ale/Radar Garut)
0 Komentar

Tedi mengungkapkan, bahwa waktu penanganan kebakaran yang diperlukan petugas Damkar itu bervariasi tergantung kondisi medan dan besar kecilnya api, dengan estimasi antara 45 menit hingga satu jam.

“Kurang lebih 45 menit sampai satu jam, dilihat dari sebagiamana. Misalnya bagiamana TKP dan medan di lokasi, atau bagaimana besar dan kecilnya api dan bagaimana air sudah habis atau tidaknya, kadang kita juga suka ambil air di lokasi paling dekat,” imbuhnya.

Untuk meminimalisir kejadian serupa, Tedi mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran yang umumnya disebabkan oleh kelalaian manusia.

Baca Juga:Lewat Program Wira Hebat, UMKM Garut Didorong Naik Kelas dan Serap Tenaga KerjaMUI Garut Desak Penindakan Tegas Peredaran Miras, Siap Kerjasama Dengan Polres dan Pemkab

“Himbauan kedepanya buat masyarakat, menurut saya kan kebakaran itu kelalaian manusia jadi kita harus hati-hati, misalnya saat mau berpergian harus periksa dulu khususnya di dapur pastikan kompor itu mati, atau di kamar pastikan casan itu sudah di cabut,” katanya.

Selain kebakaran, Tedi juga menambahkan, bahwa pihaknya juga sering menangani berbagai kejadian non kebakaran dengan kasus terbanyak berupa evakuasi sarang tawon yang hampir terjadi setiap hari.

“Evakuasi sarang tawon itu paling banyak, hampir terjadi setiap hari. Penanganan evakuasi cincin juga ada, terus evakuasi ular, evakuasi biyawak juga ada,” pungkasnya. (Ale)

0 Komentar