Anggota DPRD Garut Pimpin Pungut Sampah di Jalan Ibrahim Adjie,  85 Karung Berhasil Dikumpulkan

Anggota DPRD Garut Pimpin Pungut Sampah di Jalan Ibrahim Adjie,  85 Karung Berhasil Dikumpulkan
Anggota DPRD Garut Pimpin Pungut Sampah di Jalan Ibrahim Adjie,  85 Karung Berhasil Dikumpulkan
0 Komentar

GARUT – Anggota DPRD Garut, Yudha Puja Turnawan memimpin aksi bersih-bersih sampah di jalan Ibrahim Adjie, Senin, 26 Januari 2026.

Aksi pungut sampah tersebut melibatkan lintas elemen masyarakat dan instansi, mulai dari BPBD Garut, KNPI, Damkar, Badan Bangunan PDI Perjuangan, perangkat Desa Langensari bersama warga Pangkalan Langensari, kelompok pemuda Babakan Loa RW 08 Sukagalih, BEM dan Penjelajah Alam IPI Garut, Dinas Lingkungan Hidup, komunitas Back Lin Balariuk, hingga Pemuda Akhir Zaman.

Dengan waktu hanya 2 jam 30 menit, tim ini mampu menghasilkan sebanyak 85 karung sampah. Sampah sebanyak ini bukan berasal dari area yang luas, melainkan hanya dari perempatan hingga pertigaan Jalan Ibrahim Adjie.

Baca Juga:Bupati Garut Dorong NU Perkuat Peran Strategis Bangun Daerah, Soroti Kemiskinan dan EkonomiHarga Emas Hari Ini 26 Januari 2026: Lonjakan Drastis Antam Bikin Tabungan Anda Makin Berharga

Sebagian besar sampah yang terkumpul adalah sampah plastik yang berserakan di pinggir jalan dan bahkan menyumbat saluran air.

“Ini baru dari satu ruas jalan, dan hanya dalam waktu 2,5 jam. Bayangkan kalau kita tidak bergerak, dampaknya akan seperti apa,” ujar Yudha Puja Turnawan di sela kegiatan.

Ia mengatakan, persoalan sampah bukan sekadar urusan pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama. Menurutnya, kesadaran masyarakat yang rendah dalam menjaga sampah hatus dibenahi karena ini yang menjadi akar masalah yang harus segera dibenahi.

“Saya berharap masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan. Sampah plastik itu butuh ratusan tahun untuk terurai. Kalau kita abai hari ini, anak cucu kita yang akan menanggung akibatnya,” katanya.

Yudha juga mengimbau kepada pedagang dan pelaku usaha di sepanjang jalan untuk lebih bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan.

“Garut dikenal dengan julukan Kota Intan. Julukan itu bukan hanya soal keindahan alam, tapi juga cerminan perilaku warganya. Menjaga Garut tetap bersih dan layak huni butuh kesadaran bersama,” pungkas Yudha. (Feri)

0 Komentar