Ia juga mengingatkan agar titel Mojang dan Jajaka nantinya tidak sekadar menjadi identitas, tetapi harus memiliki makna dan dampak bagi Kabupaten Garut.
“Maknai titel yang diemban untuk memberikan dampak nyata dan kontribusi bagi Kabupaten Garut,” lanjutnya.
Paguyuban Mojang Jajaka Kabupaten Garut juga menegaskan bahwa rangkaian pembinaan peserta tidak akan berhenti setelah malam grand final.
Baca Juga:Ketika Berobat Terasa Merepotkan: Risiko Penggunaan Obat Tanpa Konsultasi Tenaga KesehatanKebakaran Hebat Landa Pasar Andir Garut, Sedikitnya 26 Kios Hangus Terbakar
Para peserta yang terpilih nantinya akan dilibatkan dalam berbagai program kerja dan kegiatan yang berkaitan dengan promosi pariwisata, kebudayaan, ekonomi kreatif, serta program pembangunan daerah.
Selanjutnya, 70 semifinalis akan mengikuti tahapan pembekalan dan seleksi lanjutan sebelum memasuki malam puncak Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Garut 2026. (*)
