GARUT – Sektor pariwisata Kabupaten Garut menunjukkan performa impresif selama momentum libur Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Garut mencatat lonjakan signifikan jumlah wisatawan yang datang, dengan kenaikan mendekati 60 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kepala Disparbud Garut, Beni Yoga Gunasantika, menyampaikan bahwa total kunjungan wisatawan selama musim libur tahun ini mencapai 255.506 orang. Angka tersebut melonjak tajam dari capaian tahun 2025 yang berada di angka 159.997 pengunjung.
“Kalau dibandingkan dengan tahun lalu, kenaikannya hampir 60 persen. Ini tentu menjadi indikator positif bagi kebangkitan sektor pariwisata kita,” ujarnya saat ditemui di kawasan Tarogong Kidul, Senin (6/4/2026).
Baca Juga:Bupati Garut Perkuat Sinergi dengan DJKN Kemenkeu, Dorong Percepatan Program Strategis NasionalPerkuat Sinergitas Penegakan Hukum, BNN Kunjungi Rutan Garut
Menurutnya, peningkatan ini tidak hanya menunjukkan tingginya minat wisatawan, tetapi juga menandai adanya perubahan pola kunjungan ke destinasi wisata di Garut. Jika sebelumnya kawasan pegunungan dan wisata air panas menjadi favorit, kini tren bergeser ke wilayah pesisir selatan.
Pantai-pantai di Garut Selatan justru mendominasi daftar destinasi dengan jumlah kunjungan tertinggi. Pantai Santolo menempati posisi teratas dengan 23.368 wisatawan, diikuti Pantai Sayang Heulang sebanyak 21.560 pengunjung. Sementara itu, kawasan Taman Wisata Alam Gunung Papandayan tetap bertahan di jajaran atas dengan 22.447 pengunjung, meningkat dari tahun sebelumnya.
Destinasi lain seperti Taman Air Sabda Alam dan Tepas Papandayan juga masih menjadi pilihan wisatawan, masing-masing mencatatkan 18.963 dan 18.810 kunjungan.
“Fenomena ini cukup menarik, karena menunjukkan pergeseran minat wisatawan. Wilayah selatan yang sebelumnya belum terlalu dominan, kini justru menjadi magnet utama,” jelas Beni.
Lonjakan jumlah wisatawan tersebut turut berdampak langsung terhadap pendapatan daerah dari sektor pariwisata. Beberapa objek wisata bahkan berhasil melampaui target pemasukan tahunan hanya dalam periode libur Lebaran.
Pantai Santolo mencatat capaian hingga 134 persen dari target satu tahun. Sementara Pantai Sayang Heulang telah menyentuh hampir setengah dari target tahunan, dan Pantai Rancabuaya mencapai lebih dari separuh target.
Disparbud Garut pun optimistis tren positif ini akan berlanjut, mengingat masih terdapat dua momentum besar lainnya dalam kalender pariwisata, yakni libur sekolah pertengahan tahun serta periode Natal dan Tahun Baru.
