RADARGARUT– Pada Senin 6 April 2026, harga emas batangan Antam dari PT Aneka Tambang diprediksi masih bergerak stabil atau fluktuatif ringan di sekitar level yang sama dengan akhir pekan lalu.
Berdasarkan data terakhir pada 5 April 2026, harga emas Antam untuk ukuran 1 gram berada di Rp2.857.000 per gram. Harga buyback atau harga jual kembali ke Antam tetap di Rp2.577.000 per gram, sehingga selisih antara harga beli dan jual mencapai Rp280.000 per gram.
Harga ini sama dengan yang tercatat pada 4 April dan 5 April 2026, di mana emas Antam tidak mengalami perubahan signifikan.
Baca Juga:SIM Keliling Polres Garut April 2026 Hadir di Dua Armada: Mudah, Cepat, dan Dekat ke Warga!POCO X8 Pro Series: Monster Baterai 9000mAh, Gaming 120FPS, dan Harga yang Bikin Lawan Ketar-Ketir!
Sebelumnya, di awal April terjadi fluktuasi cukup tajam pada 1 April, harga sempat melonjak Rp75.000 menjadi Rp2.902.000 per gram, kemudian pada 2 April naik lagi menjadi Rp2.922.000, dan pada 3 April turun Rp65.000 kembali ke Rp2.857.000.
Berikut daftar harga emas Antam per 5 April 2026 (harga dasar, belum termasuk PPh 0,25%):
– 0,5 gram: Rp1.478.500
– 1 gram: Rp2.857.000
– 2 gram: Rp5.654.000
– 3 gram: Rp8.456.000
– 5 gram: Rp14.060.000
– 10 gram: Rp28.065.000
– 25 gram: Rp70.037.000
– 50 gram: Rp139.995.000
Harga buyback yang lebih rendah membuat emas Antam kurang cocok untuk jual-beli cepat. Spread Rp280.000 ini berarti investor langsung rugi jika membeli dan langsung menjual di hari yang sama.
Emas lebih direkomendasikan sebagai investasi jangka panjang, di mana kenaikan harga diharapkan bisa menutupi selisih tersebut.
Dalam satu tahun terakhir (per 5 April 2026), emas Antam memberikan cuan cukup menarik. Pembeli pada 5 April 2025 dengan harga sekitar Rp1.781.000 per gram bisa meraup untung hingga 44,69% jika menjual kembali dengan harga buyback saat ini. Bahkan pembelian di pertengahan 2024 memberikan keuntungan lebih tinggi, mencapai 70-80% di beberapa periode.
Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas
Pergerakan harga emas Antam sangat dipengaruhi oleh harga emas dunia yang dihitung dalam dolar AS, ditambah nilai tukar rupiah.
Awal April 2026, harga emas global sempat menguat karena faktor ketidakpastian ekonomi dan geopolitik. Namun, harga emas Antam domestik juga dipengaruhi permintaan masyarakat Indonesia yang masih tinggi terhadap emas fisik sebagai aset aman.
Baca Juga:Hujan Deras di Garut Picu Longsor, Dinding Rumah Warga Jebol: Respons Cepat Polisi Beri Rasa AmanPensiunan PNS Asal Bekasi Ditemukan Tewas di Sungai Kering Garut, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Pengamat pasar komoditas memprediksi harga emas Antam pada 6 April 2026 berisiko fluktuatif.
