Pensiunan PNS Asal Bekasi Ditemukan Tewas di Sungai Kering Garut, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

(Istimewa)
Penemuan jasad pria di sungai kering Karangpawitan (Istimewa)
0 Komentar

RADARGARUT– Penemuan mayat seorang pria berusia 57 tahun di sebuah sungai kering yang dijadikan tempat pembuangan sampah di Desa Cimurah, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menggemparkan warga setempat.

Korban bernama Ali Usman, seorang pensiunan yang berdomisili di Pondok Melati, Kota Bekasi. Jasadnya ditemukan warga setempat pada Jumat 3 April 2026 pukul 14.00 WIB.

Polres Garut mengungkapkan bahwa pihaknya mengirimkan tim identifikasi bersama personel Polsek Karangpawitan segera melakukan olah tempat kejadian perkara setelah mendapat laporan dari warga.

Baca Juga:Italia Gagal ke Piala Dunia 2026 untuk Ketiga Kalinya, Gravina dan Buffon Mundur Secara DramatisPolres Garut Kerahkan Personel Amankan Perayaan Jumat Agung: Jamin Keamanan dan Kekhusyukan Ibadah Uma

Lokasi penemuan berada di Kampung Sukamulya RT 02 RW 11, Desa Cimurah, sebuah area sungai kering yang kerap digunakan masyarakat untuk membuang sampah.

Mayat korban ditemukan dalam kondisi telungkup, tergeletak di antara tumpukan sampah, sehingga sempat menimbulkan kecurigaan di kalangan warga.

Korban Ali Usman dikenal sebagai pensiunan PNS yang memiliki latar belakang pendidikan tinggi dengan gelar Sarjana Hukum (S.H.) dan Magister Hukum (M.H.). Ia tinggal seorang diri di kontrakannya di Pondok Melati RT 05 RW 03, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi.

Dari keterangan saksi-saksi yang dimintai keterangan polisi, Ali Usman sebelumnya sering mengeluhkan sakit pada bagian kakinya dan hidup menyendiri tanpa ditemani keluarga di tempat kontrakan tersebut.

Penemuan pertama kali dilakukan oleh Aldi Alfin Ferdiansyah (28), seorang warga yang kebetulan melintas di lokasi. Saksi lain yang memberikan keterangan antara lain Gunggun Gunawan (34), pemilik kontrakan korban, Mamat (53) selaku Ketua RW setempat, serta Dedi (52) yang merupakan teman korban.

Mereka segera melaporkan penemuan tersebut ke pihak kepolisian setelah melihat kondisi mayat yang sudah tidak bernyawa.

Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan pemeriksaan awal bersama tim medis dari Puskesmas Karangpawitan.

Baca Juga:Mark Lee Hengkang dari NCT dan SM Entertainment: Kontrak Berakhir 8 April 2026 Setelah 10 Tahun BerkarierDilan ITB 1997 Siap Hadir di Bioskop 30 April 2026

Hasil-hasil pemeriksaan sementara tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau luka luar yang mencolok pada tubuh korban.

Kapolsek Karangpawitan menyatakan bahwa hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau luka luar pada tubuh korban.

Jenazah kemudian dievakuasi ke RSU Dr. Slamet Garut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian.

Dari keterangan saksi, dugaan sementara mengarah pada kemungkinan korban meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya.

0 Komentar