Penemuan Jasad Pria di Cikelet Garut Gemparkan Warga

(Instagram @polresgarut/radargarut.id)
Penemuan jasad seorang pria di villa Cikelet (Instagram @polresgarut/radargarut.id)
0 Komentar

RADARGARUT– Suasana tenang di kawasan Cikelet, Kabupaten Garut, mendadak berubah menjadi riuh.

Sebuah insiden penemuan mayat di sebuah penginapan menggemparkan masyarakat setempat pada Rabu 1 April 2026.

Seorang pria paruh baya ditemukan tak bernyawa dalam kondisi yang cukup memprihatinkan, memicu penyelidikan cepat dari aparat kepolisian sektor setempat.

Baca Juga:Petaka Bicara Sembarangan: Kisah di Balik Hilangnya Remaja Inisial MR di Gunung GunturJadwal Play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026: Penentuan 6 Tiket Terakhir

Awal Mula Kecurigaan Saksi

Peristiwa ini bermula dari kecurigaan seorang saksi yang melintas di depan sebuah penginapan yang terletak di Kampung Cikoer, RT 01 RW 07, Desa Cikelet, Kecamatan Cikelet.

Saksi merasa ada yang janggal karena lampu di dalam penginapan tersebut masih terus menyala hingga siang hari, padahal biasanya aktivitas di villa tersebut sudah terlihat sejak pagi.

Kecurigaan semakin menguat ketika penjaga atau penunggu villa tidak terlihat di area sekitar. Merasa ada sesuatu yang tidak beres, saksi bersama warga lainnya memutuskan untuk melakukan pengecekan ke dalam tempat istirahat tersebut.

Alangkah terkejutnya mereka saat menemukan seorang pria dalam posisi terlentang di atas tempat tidur dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Identitas Korban dan Kondisi di TKP

Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Cikelet yang menerima laporan segera meluncur ke lokasi kejadian bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Cikelet.

Berdasarkan hasil identifikasi, korban diketahui bernama Rohaimin, seorang pria berusia 50 tahun yang berprofesi sebagai wiraswasta. Korban tercatat sebagai warga yang berdomisili di Kecamatan Pamulihan, Garut.

Saat ditemukan, kondisi korban cukup mengenaskan dengan adanya darah yang keluar dari area mulut dan hidung.

Baca Juga:Menteri Bahlil Pastikan Harga Pertalite dan Pertamax Tidak Naik per 1 April 2026Resmi! Pemerintah Terapkan Kebijakan WFH Setiap Hari Jumat, Simak Aturan dan Pengecualiannya

Hal ini sempat menimbulkan spekulasi di kalangan warga mengenai penyebab kematiannya. Namun, tim medis segera melakukan pemeriksaan fisik awal untuk memastikan apakah terdapat unsur tindak pidana atau kekerasan.

Hasil Pemeriksaan Medis dan Dugaan Penyakit

Kapolsek Cikelet, Aktas Komalsyah Siregar, memberikan keterangan resmi terkait hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan medis. Berdasarkan perkiraan tim dokter, korban diduga telah meninggal dunia sekitar 12 jam sebelum jasadnya ditemukan.

“Dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan oleh tim medis, kami tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik akibat benda tumpul maupun benda tajam pada tubuh korban,” ujarnya.

0 Komentar