Penyesuaian ini mengikuti tren harga minyak dunia (MOPS) dan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS.
Masyarakat diimbau untuk tetap memantau informasi resmi dari kanal komunikasi pemerintah atau Pertamina terkait penyesuaian harga BBM non-subsidi yang mungkin terjadi pada 1 April.
Biasanya, badan usaha penyalur BBM akan mengumumkan perubahan harga tepat pada pukul 00.00 WIB setiap awal bulan.
Baca Juga:Seleksi Terbuka Jabatan Sekda Resmi Diumumkan, Juli Jadi Bulan Penentuan!Cetak SDM Unggul, Bupati Garut Dorong Generasi Muda Muhammadiyah Kuasai Life Skill Digital dan Kewirausahaan
Himbauan untuk Masyarakat
Pemerintah juga meminta masyarakat untuk tidak melakukan aksi borong akibat isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Stok BBM dipastikan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk kebutuhan nasional.
Selain itu, program subsidi tepat sasaran melalui pendaftaran di sistem MyPertamina terus digalakkan.
Hal ini bertujuan agar penyaluran BBM subsidi seperti Solar dan Pertalite benar-benar dinikmati oleh kelompok masyarakat yang berhak, sehingga anggaran subsidi negara dapat digunakan secara lebih efisien dan tepat guna.
Dengan kepastian ini, aktivitas ekonomi diharapkan dapat berjalan normal tanpa adanya gangguan psikologis pasar akibat isu kenaikan harga energi primer. (*)
