Lupa Matikan Tungku, Bangunan dan Kandang Domba di Samarang Ludes Terbakar

(Istimewa)
Pemadaman kebakaran di Kecamatan Samarang Garut (Istimewa)
0 Komentar

RADARGARUT– Musibah kebakaran kembali melanda pemukiman warga di Kabupaten Garut.

Kali ini, sebuah bangunan permanen beserta kandang domba di wilayah Kecamatan Samarang dilaporkan hangus terbakar akibat api yang diduga berasal dari tungku dapur yang ditinggalkan tanpa pengawasan.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Sabtu siang 28 Maret 2026, tepatnya di Kampung Sangkan, RT 02 RW 01, Desa Cintarasa, Kecamatan Samarang. Kobaran api sempat membuat warga sekitar panik lantaran lokasi kebakaran yang berada di lingkungan padat bangunan.

Respons Cepat Dinas Pemadam Kebakaran

Laporan kebakaran diterima oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut pada pukul 15.12 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim bergerak cepat dengan response time yang sangat impresif, yakni hanya sekitar 10 menit.

Baca Juga:Seleksi Terbuka Jabatan Sekda Resmi Diumumkan, Juli Jadi Bulan Penentuan!Cetak SDM Unggul, Bupati Garut Dorong Generasi Muda Muhammadiyah Kuasai Life Skill Digital dan Kewirausahaan

Disdamkar mengerahkan dua unit kendaraan pemadam yang terdiri dari satu unit mobil pancar dan satu unit mobil supply air.

Tim tiba di lokasi kejadian pada pukul 15.22 WIB dan langsung melakukan upaya lokalisasi api agar tidak merambat ke bangunan di sekitarnya.

Berkat kerja keras petugas dan bantuan warga, api berhasil dijinakkan dan dinyatakan padam sepenuhnya setelah dilakukan proses pendinginan pada pukul 15.50 WIB.

Kerugian Materiil dan Penyelamatan Aset

Objek yang menjadi sasaran amukan si jago merah adalah bangunan permanen dan sebuah kandang domba milik warga bernama Bapak W.

Bangunan dengan ukuran sekitar 10 x 6 meter tersebut mengalami kerusakan cukup parah. Berdasarkan taksiran sementara, kerugian materiil yang diderita pemilik bangunan diperkirakan mencapai ±Rp50 juta.

Namun, di balik musibah tersebut, petugas berhasil melakukan upaya penyelamatan aset yang luar biasa.

Dengan kesigapan tim pemadam di lapangan, aset di sekitar lokasi kejadian yang bernilai kurang lebih ±Rp850 juta berhasil diselamatkan dari paparan api. Beruntung, tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini.

Baca Juga:Revolusi Layanan Polri 2026: SKCK Digital Resmi Berlaku, Ini Panduan Lengkap Syarat, Cara Buat, dan Biayanya!Jadwal Lengkap Timnas Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026 Jakarta

Tungku Dapur Jadi Pemicu Utama

Berdasarkan hasil investigasi sementara dan keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, api diduga kuat berasal dari sebuah tungku tradisional yang masih menyala.

Diduga, pemilik rumah tidak memastikan api benar-benar padam setelah digunakan, sehingga percikan api menyambar bahan mudah terbakar di sekitarnya dan memicu kebakaran besar.

0 Komentar