Usai Heboh Tarif Rp45 Ribu, Warga Pameungpeuk Sindir Pengunjung yang Viral

Tangkapan layar
Tangkapan layar seorang warga sindir pengunjung Pantai Sayang Heulang yang kritik tarif masuk
0 Komentar

GARUT – Polemik tarif tiket masuk objek wisata Pantai Sayang Heulang kembali menjadi sorotan publik setelah sebelumnya viral dugaan pungutan sebesar Rp45 ribu oleh oknum di kawasan wisata tersebut.

Di tengah ramainya pembahasan itu, muncul sebuah video dari seorang pria yang mengaku sebagai warga setempat dan mengkritik perempuan yang merekam dua lembar tiket masuk hingga viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, pria tersebut menanggapi keluhan soal tarif tiket yang dianggap mahal. Ia menyindir bahwa jika merasa keberatan mengeluarkan uang Rp45 ribu untuk berwisata, sebaiknya tidak perlu memaksakan diri untuk pergi piknik.

Baca Juga:Baru Keluar Penjara Februari Lalu, Dadang Buaya Ditahan Lagi karena Hajar 3 OrangTekan Angka Pengangguran di Garut, Program KDMP Hingga SPPG Dinilai Punya Peluang Besar

“Ulah hayang piknik ari sakira-kirana mumul ngaluarkeun duit mah ngajedog gob***, pira asup tiket ukur 45.000 sa motor atuh, ka wc ge goceng sia teh, ngajdeog we di imah molor, naon untungna sia kikituan,” ujarnya dalam video yang kemudian ramai dibagikan ulang oleh sejumlah pengguna media sosial.

Yang artinya, “jangan mau piknik kalau sekiranya gak mau mengeluarkan uang Rp45.000 satu motor, ke wc aja Rp5.000, udah di rumah aja tidur, apa untungnya kaya gitu,” katanya.

Pernyataan bernada keras itu langsung memicu reaksi warganet. Video tersebut dengan cepat viral dan menuai beragam tanggapan dan mengkritik cara penyampaiannya.

Sejumlah komentar kontra pun bermunculan di media sosial. Ada yang menilai tarif tiket memang terlalu mahal jika dibandingkan dengan destinasi pantai lain, sementara sebagian lainnya lebih menyoroti perbedaan nominal yang tercantum pada tiket dengan uang yang dibayarkan pengunjung.

“Tutup we, mahal mahal teuing. (Tutup aja, terlalu mahal),” tulis akun @varduy.

Komentar lain juga membandingkan tarif Pantai Sayang Heulang dengan lokasi wisata pantai lainnya yang dianggap lebih murah.

“Dinu lain 25 ges jeung motor, ieu mah pantaina ge buladig kalah mahal we. (Di pantai lain 25ribu sama motor, pantainya jelek mahal pula),” tulis akun @a+.

Baca Juga:Pengguna KA dari Stasiun Garut Meningkat Saat Angkutan Lebaran 2026Panen Kangkung Organik dan Selada Bokor di Lapas Garut, Wujud Nyata Dukungan Program Ketahanan Pangan

Sementara itu, ada pula warganet yang menyoroti nominal pada tiket yang disebut tidak sesuai dengan jumlah uang yang dipungut.

0 Komentar