Jalur Limbangan Garut Mulai Padat: Arus Menuju Bandung Melambat Signifikan di Angka 13,8 Km/Jam

(Istimewa)
Kondisi jalur limbangan hari ini (Istimewa)
0 Komentar

RADARGARUT– Memasuki periode puncak pergerakan kendaraan, Dinas Perhubungan Kabupaten Garut merilis data lalu lintas terkini untuk kawasan strategis Limbangan.

Berdasarkan pantauan data digital per Sabtu, 28 Maret 2026, terjadi ketimpangan arus yang cukup mencolok, di mana kendaraan yang mengarah ke Bandung mulai terjebak dalam kepadatan yang cukup serius.

​Menurut laporan Real-Time Traffic Dishub Garut, kecepatan rata-rata kendaraan di jalur Limbangan Barat menuju arah Bandung merosot hingga 13,8 km/jam.

Baca Juga:Jutaan Wajib Pajak Sudah Lapor SPT, Aktivasi Coretax Tembus 16,9 Juta AkunJamin Hak Rakyat, Bupati Garut Instruksikan Pengawasan Ketat Distribusi BBM dan Elpiji Agar Tepat Sasaran

Kondisi ini secara resmi dikategorikan dalam status “Macet”. Sebaliknya, arus lalu lintas yang mengarah ke Tasikmalaya masih terpantau relatif lancar dengan kecepatan rata-rata berada di angka 18,6 km/jam, yang masuk dalam kategori “Normal”.

​Analisis Volume Kendaraan

Berdasarkan data akumulasi kendaraan yang melintas di hari ini, total kendaraan yang melewati titik pantauan Limbangan telah mencapai angka 19.099 unit. Menariknya, pergerakan menuju arah Bandung jauh lebih mendominasi dibandingkan arah sebaliknya.

​Berikut adalah rincian data kendaraan berdasarkan jenisnya:

  • ​Arah Bandung: Total mencapai 10.435 kendaraan. Volume ini didominasi oleh sepeda motor (MC) sebanyak 5.545 unit, disusul kendaraan ringan (LV) sebanyak 4.193 unit, dan kendaraan berat (HV) sebanyak 740 unit.
  • ​Arah Tasikmalaya: Total tercatat 8.664 kendaraan. Proporsi kendaraan cenderung lebih seimbang dengan 3.797 sepeda motor, 3.967 kendaraan ringan, dan 956 kendaraan berat.

​Tingginya volume sepeda motor yang mengarah ke Bandung, hal ini mencapai lebih dari 52% dari total kendaraan ke arah tersebut yang diduga menjadi penyebab utama tersendatnya laju kecepatan di jalur utama penghubung antarprovinsi ini.

​Kondisi Lingkungan dan Cuaca

Selain data pergerakan roda, Dishub Garut juga melaporkan kondisi lingkungan di sekitar kawasan Limbangan untuk memastikan kenyamanan pengemudi.

Hingga 28 Maret 2026 pukul 10:29 WIB cuaca di lokasi dilaporkan “Tidak Hujan”. Kondisi cerah ini diharapkan dapat membantu visibilitas pengendara, meski kepadatan tetap menjadi tantangan utama.

​Dari sisi kualitas udara, tingkat konsentrasi CO2 di kawasan Limbangan berada pada angka 468,8 ppm. Angka ini masih berada di bawah ambang batas aman (600 ppm), menunjukkan bahwa meskipun terjadi kemacetan, sirkulasi udara di area terbuka Limbangan masih tergolong cukup baik bagi kesehatan pernapasan para pengguna jalan.

0 Komentar