GARUT – Libur lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah, menjadikan Kabupaten Garut jadi salah satu Kabupaten/Kota di Jawa Barat yang banyak dikunjungi oleh para wisatawan, baik itu menikmati wisata di Pantai Garut Selatan, Kebun binatang, Pegunungan, hingga pemandian air panas.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika, mengatakan untuk lonjakan pengunjung terjadi di wilayah Garut Selatan, terutama pantai.
“Karena kemarin ada beberapa perubahan sistem. Termasuk kita kerjasama dengan berbagai satuan untuk meningkatkan keamanan, kenyamanan di sana,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Baca Juga:Arus Balik Mudik, Warga Garut Mulai Tinggalkan Kampung HalamanHari Pertama Masuk Kerja, Arus Wisatawan ke Selatan Garut Masih Tinggi
Ia menyebutkan, untuk libur lebaran tahun sekarang terlihat lonjakan yang signifikan terjadi, namun pihaknya saat ini tengah menghitung jumlah wisatawan dari sebelum lebaran hingga pasca lebaran.
“Nah Alhamdulillah peningkatannya signifikan. Kita sedang menghitung jumlah total kunjungannya berapa, tapi yang jelas ini ada peningkatan yang cukup signifikan dari kunjungan yang kemarin kita pantau ke sana, ya mudah-mudahan lah sesuai dengan apa yang kita harapkan,” sebutnya.
Beni menjelaskan, untuk lonjakan pengunjung diperkirakan naik signifikan sekitar sekitar 20-30% dibandingkan tahun 2025 sebelumnya.
“Ya mungkin kenaikannya bisa 20-30 persen dari tahun kemarin, kita belum menghitung secara total, tapi kelihatannya peningkatannya cukup signifikan. Kita sedang mendata terus, nanti secara akumulatif berapa, nanti kita coba setelah datanya masuk kita akan publish nanti,” jelas Beni.
Menurutnya, untuk tahun ini wisata yang signifikan terlihat meningkat itu Kebun Binatang Cikembulan di Kadungora, dan masih Pantai Santolo dan Sayang Heulang.
“Sekarang kalau melihat kunjungan, satu yang agak peningkatan juga signifikan tuh kebun binatang yang di Cikembulan. Yang kedua Santolo dan Sayang Heulang. Di luar dugaan kunjungannya sangat luar biasa. Jadi ya mudah-mudahan ini berdampak ke peningkatan PAD kita ya,” katanya.
Namun, menurutnya berbeda dengan wisata Situ Bagendit yang terlihat melandai, artinya tidak terlalu padat, karena waktu libur pasca lebaran nya cukup pendek.
Baca Juga:Bupati Garut Ajak Semua Pihak Jaga Keamanan dan Keselamatan di Masa Libur Lebaran 2026Dinkes Garut Imbau Masyarakat Waspadai Penyakit di Libur Lebaran 2026
“Jadi libur panjangnya itu di sebelum lebaran nya, jadi memang karena hanya efektif 2-3 hari relatif ini juga ke tingkat kunjungan. Tapi intinya ini ada peningkatan, cuman memang terpengaruh itu ya,” kata Beni.
