Harga BBM Tetap Stabil di Tengah Puncak Arus Balik Lebaran 2026

harga bbm pertamina
Kenaikan harga BBM Pertamina Nonsubsidi berlaku hari ini, Simak Selengkapnya! Foto: Wikipedia- RadarGarut.id
0 Komentar

RADARGARUT– Memasuki periode krusial arus balik libur Lebaran 1447 Hijriah, masyarakat Indonesia mendapatkan kabar menyejukkan terkait biaya perjalanan.

PT Pertamina bersama sejumlah operator SPBU swasta lainnya memastikan bahwa harga Bahan Bakar Minyak di seluruh Indonesia terpantau stabil dan tidak mengalami kenaikan, meskipun mobilitas kendaraan sedang berada di titik tertinggi.

​Berdasarkan pantauan data resmi dari berbagai SPBU pada Kamis 26 Maret 2026, harga BBM nonsubsidi maupun subsidi masih mengacu pada penyesuaian terakhir yang dilakukan pada awal Maret 2026.

Baca Juga:Menanti Ketukan Palu KPPU: Babak Akhir Dugaan Kartel Suku Bunga PinjolPanduan Lengkap Pendaftaran UTBK-SNBT 2026: Syarat, Alur, dan Strategi Lolos

Stabilitas harga ini menjadi angin segar bagi jutaan pemudik yang tengah bersiap kembali ke kota asal, di tengah kekhawatiran global mengenai fluktuasi harga minyak dunia.

​Rincian Harga BBM di Berbagai SPBU​Untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, harga BBM Pertamina tercatat tetap konsisten. Produk Pertalite masih dibanderol Rp10.000 per liter dan Solar Subsidi di angka Rp6.800 per liter.

Untuk lini produk nonsubsidi (JBU), Pertamax dijual seharga Rp12.300 per liter, Pertamax Turbo Rp13.100 per liter, dan Pertamina Dex Rp14.500 per liter.

​Tidak hanya Pertamina, operator swasta seperti Shell, BP-AKR, dan Vivo juga terpantau tidak melakukan perubahan harga di tengah masa mudik ini. Sebagai contoh, di SPBU Vivo, produk Revvo 92 tetap berada di angka Rp12.390 per liter, sementara di Shell, produk Shell Super juga kompetitif di kisaran harga yang sama.

Stabilitas serempak ini menunjukkan komitmen para penyedia energi untuk menjaga daya beli masyarakat selama momentum hari besar keagamaan.

​Pemerintah melalui Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi memberikan jaminan bahwa pasokan BBM dalam kondisi sangat aman.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga mengungkapkan bahwa ketahanan stok nasional saat ini berada di kisaran 27 hingga 28 hari. Angka ini dinilai lebih dari cukup untuk menampung lonjakan konsumsi yang diprediksi akan terus meningkat hingga akhir pekan ini.

Baca Juga:Strategi Jitu Polres Garut: Sukses Taklukkan Kemacetan Arus Balik 2026 Lewat Rekayasa One WayGerak Cepat Polsek Malangbong: Sindikat Curanmor Diringkus, Motor Warga Berhasil Kembali

​”Kami telah menyiagakan seluruh infrastruktur energi mulai dari kilang, terminal BBM, hingga SPBU di jalur-jalur utama mudik dan balik. Masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan, dan kami mengimbau agar tidak melakukan panic buying,” tulis rilis resmi Pertamina.

0 Komentar