GARUT – Kepedulian dan kesigapan aparat kepolisian kembali terlihat melalui layanan Call Center 110. Jajaran Polsek Malangbong Polres Garut dengan cepat membantu seorang pengendara yang mengalami kendala di perjalanan akibat kehabisan bahan bakar minyak (BBM).
Kejadian tersebut berlangsung pada Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 19.28 WIB di kawasan Jalan Raya Kampung Andir, Desa Campaka, Kecamatan Malangbong. Laporan pertama kali diterima dari seorang warga bernama Novi yang menginformasikan adanya kendaraan Honda Jazz yang berhenti di pinggir jalan karena kehabisan bensin.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Malangbong AKP Suarna langsung menginstruksikan dua anggotanya, Aipda Ferry Iskandar Zaen dan Bripka Abidin, untuk segera menuju lokasi guna memberikan bantuan.
Baca Juga:Hujan Deras Picu Luapan Irigasi Jibest, Sejumlah Kampung di Banyuresmi TerdampakPolres Garut Ungkap Peredaran Obat Terlarang, Seorang Pria Diamankan di Pakenjeng
Sebelum tiba di tempat kejadian, petugas terlebih dahulu menuju SPBU Malangbong untuk membeli bahan bakar jenis Pertamax sebanyak 8 liter. Setelah itu, mereka langsung mendatangi kendaraan yang dilaporkan dan mengisi bahan bakar agar kendaraan dapat kembali dioperasikan.
Berkat respons cepat tersebut, mobil yang sempat terhenti akhirnya dapat kembali melanjutkan perjalanan menuju arah Bandung tanpa kendala berarti.
Pengemudi beserta penumpang menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada pihak kepolisian atas bantuan yang diberikan dengan cepat dan tepat melalui layanan darurat tersebut.
Suarna mengatakan bahwa pelayanan kepada masyarakat menjadi prioritas utama jajarannya, terutama dalam situasi darurat yang membutuhkan penanganan cepat di lapangan.
“Kami berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Setiap laporan yang masuk melalui layanan 110 akan kami tindak lanjuti secepat mungkin, karena ini merupakan bentuk pelayanan nyata Polri kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kecepatan respons menjadi kunci dalam memberikan rasa aman dan membantu masyarakat yang mengalami kesulitan di perjalanan.
“Dalam kondisi seperti ini, kami tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga pada pelayanan kemanusiaan. Ketika ada warga yang membutuhkan bantuan, seperti kehabisan bahan bakar di jalan, tentu harus segera ditangani agar tidak menimbulkan risiko lain, seperti kemacetan atau potensi kecelakaan,” jelasnya.
Suarna juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila mengalami kendala di jalan maupun situasi darurat lainnya.
