Pendaftaran UTBK-SNBT 2026 Resmi Dibuka, Simak Aturan Baru dan Strategi Lolosnya!

(Istimewa)
Pendaftaran SNBT 2026 (Istimewa)
0 Komentar

RADARGARUT– Setelah euforia pengumuman jalur prestasi berakhir, perhatian ratusan ribu calon mahasiswa kini tertuju pada seleksi terbesar di tanah air.

Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) secara resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 yang dimulai pada 25 Maret hingga 7 April 2026.

Jalur SNBT menjadi harapan utama

Bagi yang belum berhasil di jalur SNBP, maupun bagi lulusan tahun 2024 dan 2025 (gap year). Dengan kuota minimal 40% di setiap Perguruan Tinggi Negeri (PTN), persaingan tahun ini diprediksi akan tetap sengit dengan estimasi jumlah peserta mencapai lebih dari 800.000 orang.

Baca Juga:Lawan Potensi Banjir, Dinas PUPR Garut Turun Tangan Bersihkan Tumpukan Sampah di DAS CirumputUpdate Harga BBM Pertamina Hari Ini: Kenaikan Harga Non-Subsidi di Tengah Stabilitas Pertalite

Jadwal Penting yang Wajib Dicatat

Para pejuang kampus diharapkan teliti dalam memperhatikan lini masa pendaftaran agar tidak terlewat, karena seluruh proses sistem akan ditutup tepat pukul 15.00 WIB pada hari terakhir. Berikut adalah rangkaian jadwal resminya:

Pendaftaran UTBK-SNBT: 25 Maret – 7 April 2026

Pembayaran Biaya UTBK: 25 Maret – 8 April 2026

Pelaksanaan Ujian: 21 – 30 April 2026 (Dilaksanakan dalam 1 gelombang)

Pengumuman Hasil: 25 Mei 2026

Masa Unduh Sertifikat: 2 Juni – 31 Juli 2026

Aturan “Blokir” dan Ketentuan Pilihan Prodi

Ada satu aturan krusial yang kembali ditegaskan pemerintah pada tahun 2026 ini yaitu siswa yang telah dinyatakan lulus pada jalur SNBP 2026, 2025, maupun 2024 secara otomatis tidak dapat mendaftar UTBK-SNBT 2026.

Hal ini bertujuan untuk memberikan azas keadilan dan memastikan kuota PTN terisi secara maksimal oleh mereka yang benar-benar akan mengambil kursi tersebut.

Selain itu, peserta diberikan fleksibilitas untuk memilih hingga 4 program studi dengan ketentuan tertentu, yang mengombinasikan pilihan antara program Sarjana (S1) dan Diploma (D3/D4). Urutan pilihan program studi mencerminkan skala prioritas peserta.

Materi Ujian: Fokus pada Penalaran, Bukan Hafalan

Ujian tahun ini tetap menitikberatkan pada Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Literasi. Materi yang akan diujikan meliputi:

Penalaran Umum: Menguji kemampuan deduktif, induktif, dan kuantitatif.

Literasi Bahasa Indonesia & Inggris: Fokus pada pemahaman bacaan kritis.

Penalaran Matematika: Menyelesaikan masalah nyata menggunakan konsep matematika.

Perwakilan tim pelaksana SNPMB mengungkapkan bahwa UTBK 2026 dirancang untuk memotret kemampuan berpikir kritis siswa, bukan sekadar hafalan rumus. Kami ingin memastikan calon mahasiswa memiliki fondasi kognitif yang kuat untuk menyelesaikan studi tepat waktu.

0 Komentar