Pemerintah Pusat Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran, Menteri Perhubungan Minta Daerah Petakan Jalur Rawan

Radar Garut
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi
0 Komentar

GARUT – Pemerintah pusat terus mempersiapkan berbagai langkah untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini.

Salah satunya dengan mengelola perjalanan angkutan Lebaran secara terkoordinasi, sekaligus memberikan perhatian kepada para pelaku transportasi tradisional seperti pengemudi delman dan becak di sejumlah daerah.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengatakan pemerintah pusat berupaya menambah nilai manfaat bagi masyarakat yang terdampak pengaturan lalu lintas selama masa mudik.

Baca Juga:Jembatan Cimanuk Garut Jadi Kendala Utama, Jalan Penghubung Banyuresmi–Copong Belum Bisa DilaluiAntisipasi Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026, DPRD Garut Minta Penertiban di Tempat Wisata Diperketat

Hal tersebut termasuk dukungan kepada para pelaku usaha transportasi tradisional yang aktivitasnya dibatasi selama periode arus mudik dan balik.

Menurut Dudy, kebijakan tersebut juga merupakan hasil sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, termasuk pemerintah provinsi, yang telah mendukung berbagai langkah untuk menjaga kelancaran arus mudik.

“Pemerintah pusat dalam mengelola perjalanan angkutan Lebaran berupaya memperlancar saudara-saudara kita yang akan melakukan mudik. Kami juga memberikan nilai tambah bagi saudara-saudara kita yang berusaha di sektor angkutan delman, becak, dan sebagainya. Terima kasih kepada pak gubernur atas dukungannya,” ujar Dudy.

Ia menambahkan, pemerintah pusat juga mengimbau pemerintah daerah yang wilayahnya dilalui jalur mudik agar melakukan berbagai persiapan sejak dini. Namun demikian, menurutnya kesiapan tersebut tetap bergantung pada kondisi dan kemampuan masing-masing daerah.

“Kami mengimbau kepada pemerintah daerah yang wilayahnya banyak dilalui oleh angkutan Lebaran untuk melakukan berbagai persiapan. Namun kembali lagi, itu tergantung pada kesiapan masing-masing daerah,” katanya.

Dudy menjelaskan, langkah serupa juga dilakukan di sejumlah daerah lain yang menjadi jalur utama pergerakan pemudik setiap tahunnya.

Pemerintah daerah diminta memetakan lokasi-lokasi yang rawan kemacetan maupun potensi gangguan perjalanan agar dapat diinformasikan kepada masyarakat.

Baca Juga:Bibit Pohon Hadiah HJG Akan Ditanam Usai RamadhanGarut Masih Diguyur Hujan Deras, BPBD Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selain itu, masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik juga diminta untuk aktif mencari informasi melalui berbagai saluran media agar dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik.

“Kami berharap para pemudik bisa melancarkan perjalanannya dengan baik dan selalu mendapatkan informasi dari berbagai macam saluran media, sehingga dapat merencanakan perjalanan secara lebih matang,” jelasnya.

0 Komentar