Panduan Lengkap Salat Idul Fitri 2026: Niat, Tata Cara, dan Doa Sesuai Sunnah

(Istimewa)
Niat Solat Idul Fitri (Istimewa)
0 Komentar

RADARGARUT– Hari Raya Idul Fitri merupakan momen kemenangan bagi seluruh umat Muslim setelah satu bulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Salah satu ibadah utama yang menjadi simbol kemenangan tersebut adalah salat Idul Fitri atau salat Id. Agar ibadah Anda lebih sempurna dan khusyuk, memahami niat, tata cara, serta doa-doa di dalamnya sangatlah penting.

​Berikut adalah panduan lengkap salat idul fitri 2026:

​1. Niat Salat Idul Fitri

Niat merupakan rukun pertama dalam setiap ibadah. Niat cukup diucapkan di dalam hati, namun melafalkannya secara lisan dapat membantu memantapkan fokus. Berikut adalah bacaan niatnya:

​Niat sebagai Makmum:

Baca Juga:Bandung Membiru: Perayaan HUT ke-93 Persib Diwarnai Flare dan Doa Bersama di Tengah RamadanMenjelang Idul Fitri 1447 H: Cek Jadwal Lengkap Lebaran 2026 dan Rincian Libur Panjangnya

Ushalli sunnatan li ‘Idil Fitri rak’ataini ma’muman lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku berniat salat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”

​Niat sebagai Imam:

Ushalli sunnatan li ‘Idil Fitri rak’ataini imaman lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku berniat salat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”

​2. Tata Cara Salat Idul Fitri

Salat Id terdiri dari dua rakaat tanpa didahului azan maupun iqamah. Berikut langkah-langkah detailnya:

  • Rakaat Pertama​Takbiratul Ihram: Memulai salat dengan takbir sebagaimana salat biasa.
  • Takbir Sebanyak 7 Kali: Setelah membaca doa Iftitah, disunnahkan melakukan takbir sebanyak 7 kali.
  • Di sela-sela takbir tersebut, disunnahkan membaca tasbih: ​Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar. ​Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar.
  • ​Membaca Al-Fatihah dan Surat Pendek: Setelah takbir ketujuh, imam/mushalli membaca Al-Fatihah disusul surat pendek (disunnahkan surat Al-A’la)
  • Rukuk, Iktidal, Sujud, hingga Duduk di Antara Dua Sujud: Dilakukan seperti salat biasa.

Rakaat Kedua

  • Takbir Sebanyak 5 Kali: Saat berdiri untuk rakaat kedua, dilakukan takbir sebanyak 5 kali di luar takbir intiqal (takbir bangkit dari sujud).
  • Membaca Tasbih: Di antara 5 takbir tersebut, kembali membaca kalimat tasbih yang sama.
  • Membaca Al-Fatihah dan Surat Pendek: Disunnahkan membaca surat Al-Ghasyiyah.
  • Rukuk hingga Salam: Selesaikan gerakan salat hingga salam seperti biasa.
0 Komentar