Jembatan Cimanuk Garut Jadi Kendala Utama, Jalan Penghubung Banyuresmi–Copong Belum Bisa Dilalui

Kepala Dinas PUPR Garut, Agus Ismail
Kepala Dinas PUPR Garut, Agus Ismail
0 Komentar

GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut, terus berupaya melakukan perbaikan maupun pemeliharaan infrastruktur jalan, salah satunya di Jalan KH. Anwar Musadad dari arah Banyuresmi yang menghubungkan ke kampung Copong Garut Kota dan Karangpawitan, yang kini masih belum bisa dilalui.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Garut, Agus Ismail, mengatakan bahwa masih terkendala di area Jembatan Cimanuk, sehingga bisa dipastikan Lebaran tahun sekarang tidak bisa dipergunakan.

“Oh yang itu belum, karena itu yang handicapnya ada di jembatan. Jembatan Cimanuknya itu yang belum selesai,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Baca Juga:Antisipasi Lonjakan Wisatawan Lebaran 2026, DPRD Garut Minta Penertiban di Tempat Wisata DiperketatBibit Pohon Hadiah HJG Akan Ditanam Usai Ramadhan

Agus menyebutkan, dikarenakan harus membutuhkan anggaran sekitar Rp150 miliar, karena bentangnya yang sangat lebar.

“Karena itu kan kebutuhannya 150 miliar, bentangnya yang sangat lebar dan perlu konstruksi khusus, nah ini yang kita juga ajukan dengan Kementerian,” sebutnya.

Ia menambahkan, sebetulsudah masuk dalam program Peraturan Presiden no 87 tahun 2021, serta sudah diajukan ke Kementerian PUPR.

“Sebenarnya itu sudah masuk di programnya Perpres 87 2021, namun belum ada tindak lanjutnya,” tambahnya.

Terkait target penyelesaian, kata Agus, pihaknya tengah meminta bantuan Kementrian PUPR, agar pengerjaan nya dapat terlaksana secepatnya.

“Ya, nanti kita juga sedang meminta bantuan teknis juga dari kementerian, karena memang itu butuh teknologi khusus untuk bentang di atas 90 meter,” tutup Agus. (Rizka)

0 Komentar