Bupati Syakur Akan Terbitkan SE Pengawasan Ketat Program MBG

Iqbal Gojali/Radar Garut
SPPG Garut
0 Komentar

GARUT – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyampaikan terkait jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Garut hingga sekarang tercatat sekitar 425 SPPG.

Selain itu, kata Syakur, dari 425 SPPG yang sudah tercatat ada sekitar 1.050.000 ribu orang sebagai penerima manfaat dari program MBG tersebut.

“425 SPPG, ada sekitar 1.050.000 ribu orang ya penerima manfaat, kalah engga salah ya,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Baca Juga:Kuota Terbatas! Pemkab Garut Siapkan 6 Bus Arus Balik Gratis ke JabodetabekBupati Garut Terbitkan Surat Edaran Terkait Antisipasi dan Pencegahan Praktik Pinjaman Ilegal

Ia menegaskan, terkait pembangunan SPPG itu langsung ke BGN, namun hingga sekarang yang sudah beroperasi memang 425, dan masih ada yang proses.

“Saya juga kurang tau itu ya, itu kan daftarnya ke BGN, yang saya tahu itu 425 sudah disetujui, sudah berlangsung, ada juga yang masih diproses, kita enggak tahu karena itu kan dikelola sama BGN,” tegasnya.

Terkait keputusan BGN tentang SPPG yang harus mengupload menu-menu MBG di Media sosial. Menurutnya, sebagai langkah pengawasan pihaknya akan memberikan Surat Edaran terkait petunjuk teknis no 41.

“Itu barusan kita ingatkan, bentar lagi kita akan bikin surat edaran, terkait dengan Juknis 41 yang intinya mengatur masalah provider, penyedia ya, vendor nya,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya akan mengingatkan kepada para SPPG terkait sertifikasi kesehatan, lingkungan, dan banyak masalah yang harus dilengkapi oleh para SPPG.

“Karena ini kan proyek yang sangat urgen ya, jadi lebih prioritas ke pelaksanaan di lapangan,” ucapnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga akan membuat hotline aduan khusus untuk di Garut, agar informasi apapun mengenai MBG berimbang.

Baca Juga:Sanca 4 Meter Bersembunyi di Selokan Sekolah, Petugas Damkar Berhasil EvakuasiVolume Sampah Meningkat, DLH Garut Tambah Dua Truk Sampah dan Dozer di 2026

“Kita akan bikin hotline khusus, kalau 127 itu untuk nasional, Garut juga kita akan bikin, korwil juga akan bikin yang Garut, kita juga bikin supaya ada informasi yang berimbang,” tutup Syakur. (Rizka)

0 Komentar