RADARGARUT– Bupati Garut dorong perkembangan infrastruktur vital bagi masyarakat pelosok. Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri acara Launching 200 Titik Jembatan Garuda yang dipimpin secara daring oleh Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
Peresmian khusus untuk wilayah Kabupaten Garut berlangsung di Kampung Cisaat, Desa Cisitu, Kecamatan Malangbong, pada Senin 9 Maret 2026.
Program Jembatan Garuda ini merupakan inisiatif strategis TNI Angkatan Darat dalam rangka memperkuat infrastruktur pedesaan, meningkatkan aksesibilitas masyarakat di daerah terpencil, serta mendukung kebijakan pemerintah pusat untuk pembangunan merata.
Baca Juga:Rupiah Melemah Tajam Hari Ini: Tembus Rp17.000 per Dolar AS Akibat Konflik Timur Tengah dan Sentimen GlobalHarga Perak Dunia Melemah ke Kisaran USD 83–84 per Ons pada 10 Maret 2026
Secara nasional, TNI AD menargetkan pembangunan ribuan jembatan perintis sepanjang 2026, dengan launching 200 titik pertama dilakukan serentak di berbagai wilayah Indonesia. Jembatan di Malangbong menjadi salah satu simbol nyata kehadiran TNI “Hadir untuk Rakyat” dalam membantu mengatasi kesulitan akses transportasi yang selama ini menghambat kehidupan warga.
Bupati Abdusy Syakur Amin mengungkapkan rasa syukur mendalam atas terealisasinya proyek ini. Ia menekankan bahwa jembatan permanen yang kokoh ini telah lama ditunggu-tunggu oleh warga setempat, terutama untuk memperlancar mobilitas sehari-hari.
“Masyarakat Kampung Cisaat hari ini mendapatkan kebahagiaan dengan diresmikan jembatan ini. Jembatan ini menghubungkan bagian dari desa agar mobilitas, khususnya anak sekolah yang menimba ilmu agar perjalanan lebih lancar, aman, dan menyenangkan serta membantu kegiatan untuk warga masyarakat lainnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan ucapan terima kasih secara khusus kepada Presiden RI Prabowo Subianto serta institusi TNI AD atas perhatian besar terhadap pembangunan di daerah terpencil Garut.
Kehadiran jembatan ini diharapkan tidak hanya memudahkan akses pendidikan dan kesehatan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui kemudahan distribusi hasil pertanian dan kegiatan masyarakat.
Kegembiraan serupa meluap dari warga Kampung Cisaat. Neni, salah seorang warga setempat, menceritakan perjuangan panjang mereka sebelum adanya jembatan baru ini.
Dahulu, warga hanya mengandalkan jembatan darurat dari kayu dan bambu yang rentan roboh, terutama saat musim hujan, sehingga sering menimbulkan risiko kecelakaan dan menghambat aktivitas.
Baca Juga:SERAMBI 2026: Cara Tukar Uang Baru Rp5,3 Juta per Orang untuk Angpao Lebaran, Kuota Cepat Habis!Persib Bandung Hancurkan Persik Kediri 3-0, Maung Bandung Semakin Kokoh di Puncak Klasemen Super League
“Alhamdulillah, sekarang kami sangat terbantu dengan adanya jembatan yang permanen dan kokoh ini. Mewakili warga Cisaat, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo dan Bapak KASAD,” ungkapnya.
