Warga Aceh Panic Buying BBM: Antrean Mengular di SPBU, Dipicu Kekhawatiran Stok Nasional

(Istimewa)
Antrian mengular di SPBU Aceh akibat panic buying BBM (Istimewa)
0 Komentar

Fenomena ini juga memicu kelangkaan semu di tingkat pengecer, meski pasokan dari depot utama tetap mengalir.

Pemerintah daerah dan PT Pertamina langsung merespons dengan imbauan agar masyarakat tetap tenang. Kepala Dinas Kominfo Aceh Tengah, Mustafa Kamal, menegaskan stok BBM di depot Lhokseumawe aman, dengan persediaan sekitar 1,3 juta liter Pertamax, 4,3 juta liter Pertalite, dan 2,3 juta liter Solar.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying karena distribusi BBM dipastikan tetap berjalan lancar. Stok aman dan akan terus disalurkan,” tegasnya.

Baca Juga:Polsek Bungbulang Terima 60 Knalpot Brong Secara Sukarela dari OKP, Wujud Sinergi Jelang RamadhanVivo X300 Ultra: Spesifikasi Monster dan Raja Baru Kamera Smartphone 2026

PT Pertamina juga menegaskan hal serupa melalui juru bicaranya, Fahrougi. Perusahaan memastikan pasokan energi nasional terkendali dan mengingatkan bahwa penimbunan BBM bisa melanggar aturan serta berisiko hukum.

Hingga Kamis 5 Maret 2026, antrean masih terlihat di beberapa SPBU Banda Aceh, meski intensitas mulai menurun setelah imbauan pemerintah. Polisi setempat turun tangan mengatur lalu lintas di sekitar SPBU untuk mencegah kemacetan dan potensi kecelakaan.

Fenomena ini menjadi pengingat betapa sensitifnya masyarakat terhadap isu energi, terutama di tengah ketidakpastian global. Pemerintah diharapkan lebih transparan dalam komunikasi stok BBM agar mencegah kepanikan serupa di masa depan.

Sementara itu, warga Aceh diminta bijak dalam mengonsumsi BBM demi menjaga ketersediaan bagi semua pihak. (*)

0 Komentar