Polsek Banyuresmi Hadir di Sekolah, Ajak Pelajar Jaga Kamtibmas dan Hindari Petasan Saat Ramadhan

(Istimewa)
Polsek Banyuresmi lakukan program Binpolmas ke SDN Banyuresmi 1 (Istimewa)
0 Komentar

RADARGARUT– Untuk menciptakan suasana aman, kondusif, dan khusyuk selama bulan suci Ramadhan 2026, Polsek Banyuresmi, Polres Garut, terus menggelar serangkaian kegiatan preventif di tengah masyarakat.

Salah satunya adalah sosialisasi Program Bimbingan Polisi Masyarakat atau Binpolmas sekaligus penyampaian imbauan tegas mengenai larangan menyalakan petasan.

Kegiatan ini berlangsung di SDN Banyuresmi 1, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, pada Selasa, 24 Februari 2026.

Baca Juga:Jadwal Pertandingan Persib Bandung Minggu Ini Februari-Maret 2026: Persib vs Madura United di GBLA!Polres Garut Tangkap Pengedar Sabu di Tarogong Kidul, Tersangka Dijanjikan Upah Rp500 Ribu per Transaksi

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Panit Binmas Polsek Banyuresmi ini dihadiri oleh ratusan siswa, guru, serta perwakilan orang tua.

Sosialisasi tersebut menjadi bagian integral dari upaya Polri dalam membangun hubungan harmonis dengan elemen masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan.

Melalui pendekatan langsung ke sekolah, polisi berharap dapat menjangkau generasi muda sejak dini, sehingga nilai-nilai keamanan dan ketertiban dapat tertanam kuat.

Program Binpolmas sendiri merupakan inisiatif strategis Polri yang dirancang untuk mempererat sinergi antara aparat kepolisian dengan berbagai lapisan masyarakat, termasuk sekolah, tokoh agama, tokoh adat, dan warga setempat.

Program ini tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, melainkan lebih menekankan pada pembinaan, penyuluhan, dan pencegahan dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Binpolmas menjadi wadah efektif untuk menyosialisasikan pesan-pesan penting, seperti menjaga kerukunan antarwarga, menghindari tindak kriminal, serta mendukung berbagai program kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Pada kesempatan tersebut, Panit Binmas secara khusus menyoroti bahaya petasan selama Ramadhan.

Baca Juga:Bupati Garut Abdusy Syakur Amin Dorong Akselerasi Pembangunan di Garut Selatan: Fokus HilirisasiTolak Ajakan Balap Liar, Pemuda Di Garut Babak Belur Dianiaya Rekan

Ia menjelaskan bahwa meskipun petasan sering dianggap sebagai hiburan, penggunaannya dapat menimbulkan risiko cedera serius, kebakaran, hingga gangguan ibadah.

Suara ledakan yang keras juga berpotensi mengganggu kekhusyukan shalat tarawih, tadarus Al-Qur’an, dan aktivitas keagamaan lainnya.

Oleh karena itu, imbauan larangan ini disampaikan dengan harapan agar para pelajar dan masyarakat umum dapat memahami dan mematuhi aturan tersebut demi kebaikan bersama.

Sesi sosialisasi tidak berhenti pada penyampaian satu arah. Acara dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang hangat, di mana para guru dan siswa menyampaikan masukan, saran, serta berbagai permasalahan yang mereka hadapi di wilayah Kecamatan Banyuresmi.

0 Komentar