Gempa 6,4 Magnitudo Guncang Kuat Pacitan, Terasa Luas Sampai Jateng

(Unsplash/radargarut.id)
Ilustrasi gempa (Unsplash/radargarut.id)
0 Komentar

RADARGARUT.ID– Pada Jumat dini hari, 6 Februari 2026, pukul 01.06 WIB, gempa bumi tektonik mengguncang wilayah pesisir selatan Jawa.

Meskipun pusat gempa berada di laut 90 km tenggara Pacitan, Jawa Timur, getaran kuatnya dirasakan hingga berbagai daerah di Jawa Tengah, membuat banyak warga terbangun dari tidur dan panik berhamburan keluar rumah.

Menurut data resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, gempa tersebut memiliki magnitudo 6,4.

Baca Juga:Ini Dia Shio Paling Hoki Tahun 2026!Masjid Agung Garut, Tempat Shalat Jumat Favorit Rakyat Garut

Episenter terletak pada koordinat 8,99° LS – 111,18° BT, dengan kedalaman sangat dangkal hanya 10 km. Karakteristik dangkal ini menyebabkan guncangan terasa lebih kuat di permukaan meski pusatnya di laut.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan bahwa gempa ini sebagai jenis megathrust, dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng di zona megathrust selatan Jawa.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault,” jelasnya.

Untungnya, BMKG langsung menyatakan bahwa gempa tidak berpotensi tsunami, sehingga warga pesisir selatan tidak perlu mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

“Patut disyukuri bahwa gempa Pacitan ini tidak mencapai magnitudo 7,0, karena jika itu terjadi dapat berpotensi tsunami,” tambahnya.

Penjelasan ini menekankan bahwa meski guncangan luas dan kuat, kedalaman dangkal dan magnitudo di bawah ambang kritis tsunami membuat risiko gelombang besar minim.

Namun, BMKG tetap mengingatkan potensi gempa susulan karena aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah Eurasia terus berlangsung di zona megathrust selatan Jawa.

Baca Juga:Hati-Hati Tantangan Besar! Ini Dia 5 Shio Yang Harus Waspada Di Tahun 2026Catat! Ini Spot City Light Garut Yang Harus Kamu Kunjungi

Dampak yang ditimbulkan dari gempa ini tidak hanya terasa bagi masyarakat Jawa Tengah dan sekitarnya, namun juga sampai ke beberapa daerah di pesisir Pulau Bali.

Meski getaran kuat, hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa di Jawa Tengah.

Namun, ada informasi kerusakan ringan seperti rumah warga rusak di beberapa titik Jateng akibat gempa megathrust ini.

Tim BPBD setempat langsung melakukan pendataan dan assessment pasca-gempa.

Peristiwa gempa 6 Februari 2026 ini menjadi pengingat betapa pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa di wilayah rawan seperti Jawa Tengah dan sekitarnya. (*)

0 Komentar