GARUT – Ratusan warga Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, berbondong-bondong menghadiri ceramah Ustadz viral Nana Gerhana yang digelar pada Kamis 5 Februari 2026.
Warga sangat antusias menyambut kehadiran penceramah yang dikenal dengan gaya dakwah sederhana dan penuh humor ini.
Dalam ceramahnya, Nana Gerhana menyampaikan pesan tegas namun menyejukkan, diantaranya terkait kebiasaan sebagian masyarakat yang masih berharap pada Bantuan Langsung Tunai (BLT) meski secara ekonomi tergolong mampu.
Baca Juga:Terbaring Akibat Pecah Usus, Atlet PON Asal Garut Pilih Keluar dari Grup WAAtlet PON Asal Garut Terbaring Sakit Berbulan-bulan, Keluhkan Minimnya Perhatian
Nana menilai bahwa kemiskinan tidak selalu berkaitan dengan kondisi ekonomi, melainkan juga dengan pola pikir dan sikap mental. Ia menyebut, sekarang ini banyak orang yang secara materi sudah cukup, tapi masih memiliki “jiwa miskin” karena terus berharap bantuan.
“Kalau masih sehat, masih kuat bekerja, jangan merasa miskin. Jangan menggantungkan hidup pada BLT,” pesan Nana di hadapan jamaah.
Ia menekankan pentingnya mempunyai jiwa besar, merasa cukup dengan apa yang dimiliki, serta tidak selalu berharap pada bantuan pemerintah. Ia juga mengingatkan agar masyarakat senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang telah dititipkan Allah SWT.
Dengan rasa syukur dan sikap qanaah, lanjut Nana, hidup akan terasa lebih tenang dan rezeki yang diberikan akan membawa keberkahan.
Salah seorang warga Mekarsari, Nunung, mengaku senang bisa menghadiri ceramah tersebut. Ia menilai gaya ceramah Nana Gerhana ringan, lucu, namun sarat makna. “Ceramahnya sederhana, lucu, tapi maknanya dalam,” ujar Nunung.
Nunung menambahkan, banyak pelajaran berharga yang ia peroleh dari ceramah tersebut, terutama tentang pentingnya mengubah pola pikir agar tidak selalu merasa kekurangan meski kebutuhan hidup sudah tercukupi.(*)
