RADARGARUT.ID – Memasuki bulan Februari, perhatian publik mulai tertuju pada peringatan Hari Valentine yang pada tahun 2026 akan jatuh pada hari Sabtu, 14 Februari.
Momentum yang bertepatan dengan akhir pekan ini memberikan keleluasaan bagi masyarakat untuk menikmati waktu berkualitas bersama orang-orang terdekat tanpa terkendala oleh rutinitas formal pekerjaan maupun aktivitas akademik.
Esensi dan Tradisi Peringatan
Hari Valentine identik dengan berbagai simbol perhatian yang diwujudkan secara universal. Ekspresi kasih sayang ini umumnya direpresentasikan melalui pemberian cokelat, buket bunga, serta tradisi penulisan kartu ucapan.
Baca Juga:Diet Tetap Jalan Tanpa Nasi Putih, Ini Alternatif Karbohidrat yang Lebih SehatMengenal Celentung dan Bangklung, Alat Musik Khas Garut dengan Sejarahnya
Tindakan-tindakan sederhana ini menjadi cara bagi banyak orang di seluruh dunia untuk memanifestasikan apresiasi dan kehangatan dalam hubungan personal.
Tinjauan Historis dari Lupercalia hingga Santo Valentine
Secara historis, asal-usul Hari Valentine memiliki latar belakang yang cukup kompleks. Akar peringatan ini bermula dari Lupercalia, sebuah festival Romawi Kuno yang merupakan ritual musim semi terkait simbol kesuburan dan perjodohan.
Transformasi makna terjadi pada akhir abad ke-5 saat Paus Gelasius I menetapkan tanggal 14 Februari sebagai Hari Santo Valentine guna menggantikan tradisi lama tersebut.
Namun, nuansa romantis yang dikenal masyarakat modern baru mulai berkembang pesat pada abad ke-14, di mana tanggal tersebut secara konsisten dihubungkan dengan simbol cinta kasih hingga menjadi fenomena global saat ini.
Status Hari Libur dan Implementasi Perayaan
Pemerintah Indonesia tidak menetapkan Hari Valentine sebagai hari libur nasional. Kendati demikian, karena jatuh pada hari Sabtu, publik memiliki peluang lebih besar untuk merayakannya secara fleksibel.
Perayaan tidak harus dilakukan secara mewah, esensi kasih sayang dapat tersampaikan melalui metode sederhana namun bermakna, seperti:
- Mengirimkan pesan atau kartu ucapan yang tulus.
- Memberikan apresiasi kecil berupa bunga atau cokelat.
- Memanfaatkan waktu berkualitas (quality time) bersama pasangan.
- Mempererat silaturahmi dengan keluarga dan sahabat.
Pada akhirnya, nilai utama dari Hari Valentine 2026 bukan terletak pada kemegahan hadiah, melainkan pada ketulusan perhatian yang dibagikan kepada sesama.(*)
