GARUT – Pada tahun 2026 dan 2027, dana aspirasi DPRD Kabupaten Garut akan lebih diarahkan untuk mendukung visi dan misi Bupati Garut dan Wakil Bupati Garut.
Terdapat penyesuaian dalam kamus usulan aspirasi DPRD tahun ini, termasuk pada besaran anggaran yang dialokasikan bagi setiap anggota DPRD.
“Untuk kamusnya memang ada sedikit perbedaan, karena sekarang diarahkan lebih kepada pencapaian visi dan misi Pak Bupati,” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Garut, Natsir Alwi.
Baca Juga:Stok Darah PMI Garut Kritis, Anggota DPRD Lakukan Gerakan Donor Darah BersamaSektor Pajak Kendaraan dan Air Bawah Tanah Diharapkan Bisa Lebih Optimal Tingkatkan PAD
Natsir menjelaskan, dari sisi besaran anggaran, dana aspirasi DPRD tahun ini mengalami penurunan. Hal tersebut dipengaruhi oleh berkurangnya dana Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat.
“Dari segi angka memang terjadi penurunan karena TKD terkoreksi. Kalau tahun sebelumnya terkoreksi sekitar Rp75 miliar, sekarang TKD terkoreksi sekitar Rp400 miliar. Dampaknya, alokasi anggaran aspirasi akan jauh lebih kecil,” jelasnya.
Ia menambahkan, baik dana aspirasi DPRD maupun usulan hasil musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) desa dan kecamatan kini diprioritaskan untuk mendukung peningkatan produktivitas ekonomi masyarakat. Kebijakan tersebut sejalan dengan visi dan misi Bupati Garut Abdusy Syakur.
Termasuk dalam pembangunan fisik, arah kebijakan juga difokuskan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Pembangunan fisik yang dimaksud antara lain meliputi pemerataan prasarana dasar seperti infrastruktur jalan, fasilitas kesehatan, serta sarana pendidikan.
“Karena hal itu menjadi dasar bagi pembangunan Kabupaten Garut, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia,” pungkasnya. (Feri Citra Burama)
