GARUT — Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Garut direncanakan meningkat pada tahun 2026. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut menargetkan PAD dari sektor ini mendekati Rp3 miliar.
Kepala Disparbud Kabupaten Garut, Beni Yoga, mengatakan target PAD sektor pariwisata pada tahun 2026 mengalami kenaikan sekitar 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Targetnya naik hampir 15 persen. Tahun 2025 sekitar Rp2,2 miliar, tahun ini menjadi sekitar Rp2,8 miliar atau hampir Rp3 miliar,” ujar Beni.
Baca Juga:Fiskal Terbatas, Pemkab Garut Harus Aktif Mencari Sumber Pembiayaan AlternatifBupati Garut Tambah Alokasi Dana untuk Pramuka
Namun, ia mengungkapkan bahwa realisasi PAD sektor pariwisata pada tahun 2025 hanya mencapai sekitar 71 persen dari target yang ditetapkan.
“Capaian tahun 2025 sekitar 71 persen. Memang ada beberapa titik yang realisasinya di atas 100 persen, tetapi ada juga yang tidak tercapai sehingga secara akumulatif hanya sekitar 71 persen,” katanya.
Terkait tidak tercapainya target PAD tersebut, Beni menyebutkan terdapat banyak faktor yang memengaruhi. Ia belum dapat memastikan apakah hal itu disebabkan oleh kebocoran pendapatan atau faktor lain.
“Faktornya banyak, bukan hanya kebocoran. Saya juga belum bisa memastikan apakah ada kebocoran atau tidak. Kami sedang melakukan analisis dan kajian lebih lanjut. Faktor ekonomi dan daya beli masyarakat juga memengaruhi aktivitas pariwisata,” ungkapnya.
Untuk itu, Disparbud Garut akan melakukan kajian terhadap komponen-komponen pembentuk PAD sektor pariwisata guna mengetahui penyebab tidak tercapainya target secara optimal.
“Kami sedang melihat kembali komponen pembentuk PAD sektor pariwisata. Selain isu kebocoran, tentu ada faktor lain yang perlu dikaji lebih mendalam,” ujarnya.
Menanggapi keluhan terkait keterbatasan sarana dan prasarana di destinasi wisata, Beni mengatakan pihaknya akan melakukan pembahasan lebih lanjut. Pasalnya, sebagian anggaran tahun berjalan belum dapat diarahkan sepenuhnya pada pembangunan fasilitas pendukung.
Baca Juga:Ahab Sihabudin Ajak Partisipasi dan Gotong Royong Sukseskan Koperasi Merah PutihPengurus Baru PHRI Garut Dilantik, Bupati Dorong Sinergi Bangun Pariwisata
“Kami akan mendiskusikan terkait sarana dan prasarana. Karena kalau melihat komposisi anggaran tahun ini, memang sebagian belum bisa diarahkan ke sana akibat keterbatasan anggaran,” jelasnya.
Sebagai tindak lanjut, Disparbud Garut juga akan melakukan analisis strategi antara peningkatan PAD atau mendorong pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).
