RADARGARUT.ID – Harga bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Garut hari ini menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga, sementara sebagian lainnya justru mengalami penurunan.
Kondisi ini dipengaruhi oleh pasokan dan permintaan pasar yang masih fluktuatif dan juga kondisi cuaca yang belum stabil.
Dilansir dari Disperindag garut, komoditas beras tercatat mengalami kenaikan pada beberapa jenis. Beras premium naik menjadi Rp15.000 per kilogram dari sebelumnya Rp14.929.
Baca Juga:Prakiraan Cuaca Garut Senin 19 Januari 2026, Langit Cerah Warnai Awal PekanWajah Tampak Kusam Bukan Karena Kurang Skincare, Tapi Salah Pilih Serum
Beras termahal juga mengalami kenaikan dari Rp15.833 menjadi Rp16.000 per kilogram.
Sementara itu, beras non Bulog naik dari Rp12.833 menjadi Rp13.000 per kilogram. Adapun beras medium terpantau relatif stabil di harga Rp13.857 per kilogram.
Harga gula pasir hari ini mengalami kenaikan cukup signifikan. Dari sebelumnya Rp17.714 per kilogram, kini naik menjadi Rp19.000 per kilogram. Kenaikan ini dikeluhkan oleh sebagian pedagang karena berpotensi menurunkan daya beli masyarakat.
Di sisi lain, harga minyak goreng mengalami penurunan. Minyak goreng kemasan turun dari Rp21.286 menjadi Rp20.000 per liter. Begitu pula minyak goreng curah yang turun dari Rp19.286 menjadi Rp18.000 per liter, memberikan sedikit kelegaan bagi konsumen.
Untuk komoditas protein hewani, harga daging sapi mengalami kenaikan dari Rp130.000 menjadi Rp135.000 per kilogram.
Sebaliknya, harga daging ayam turun dari Rp35.286 menjadi Rp32.000 per kilogram. Telur ayam juga mengalami penurunan tipis dari Rp29.571 menjadi Rp29.500 per kilogram.
Harga komoditas hortikultura menunjukkan tren kenaikan. Cabe rawit naik dari Rp50.286 menjadi Rp55.000 per kilogram. Bawang merah mengalami kenaikan dari Rp31.429 menjadi Rp33.500 per kilogram. Namun, harga bawang putih justru turun tipis dari Rp40.143 menjadi Rp40.000 per kilogram.
Baca Juga:Curah Hujan Tinggi, Jembatan Penghubung Dua Desa di Cikelet RobohDitinggal Pemilik, Kios Warung Nasi di Pasar Samarang Ludes Dilalap Api
Sementara itu, harga ikan mas tercatat naik dari Rp30.500 menjadi Rp33.500 per kilogram. Untuk komoditas sayuran secara umum terpantau stabil tanpa perubahan harga yang signifikan.
Pedagang berharap stabilitas harga dapat segera terjaga agar aktivitas jual beli tetap berjalan lancar. Masyarakat juga diimbau untuk bijak dalam berbelanja dan menyesuaikan kebutuhan dengan kondisi harga pasar yang terus berubah.(*)
