GARUT – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, menargetkan adanya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata pada tahun 2026 ini.
Sejumlah objek wisata dinilai memiliki potensi untuk mendorong kenaikan pendapatan, meski capaian PAD pada tahun sebelumnya belum sepenuhnya optimal.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini masih mempelajari capaian PAD pariwisata pada tahun-tahun sebelumnya serta membandingkannya dengan target yang ditetapkan untuk tahun 2026 ini.
Baca Juga:Patroli Jalan Kaki, Upaya Polres Garut Ciptakan Kota Aman dan KondusifRekomendasi Wisata Religi di Garut yang Cocok Dikunjungi Hari Minggu
“Kelihatannya memang ada peningkatan di beberapa objek wisata. Saya sedang mempelajari capaian PAD tahun sebelumnya seperti apa dan capaian PAD tahun ini,” ujar Beni Yoga.
Beni mengatakan, terdapat sejumlah objek wisata yang telah ditetapkan memiliki target peningkatan PAD. Namun, saat ini pihaknya sedang mempelajari langkah-langkah untuk meningkatkan pendapatan tersebut.
“Saya diskusi dengan UPT dan teman-teman di bidang pariwisata daam rangka mengambil langkah strategi untuk meningkatkan PAD tahun ini,” katanya.
Menurutnya, dibanding tahun sebelumnya, target PAD sektor pariwisata di tahun ini berpotensi mengalami peningkatan sekitar 5 sampai 6 persen.
“Saya belum mempelajari secara detail, tetapi dari beberapa capaian target memang memang kelihatanya tahun kemarin kita baru di 74 persen, sehingga ini menjadi salah satu target kinerja kita dalam rangka perbaikan kedepan,” ucapnya.
Terkait kontribusi PAD, Beni menjelaskan bahwa secara keseluruhan gunung Papandayan masih menjadi penyumbang PAD terbesar dari sektor pariwisata di Garut.
Selain itu, Cipanas dan Darajat Pass juga masuk dalam jajaran destinasi dengan kontribusi besar, meskipun pengelolaannya berada di tangan swasta.
Baca Juga:Wajib Coba! Sarapan Hemat Berlatar Gunung Guntur, Suasana Pagi di Jalan Ibrahim Adjie GarutViral Sepekan di Garut: Kritik Jalan Berujung Intimidasi hingga Kebakaran Kios di Pusat Kota
Sementara itu, ia menambahkan, dari enam destinasi wisata yang dikelola langsung oleh Pemerintah Kabupaten Garut, destinasi Situ Bagendit dan Pantai Santolo tercatat sebagai penyumbang PAD terbesar.
“Kalau di kita masih Bagendit dengan Santolo yang paling besar. Justru ini yang ke depan perlu beberapa langkah dalam rangka nanti capaian di sektor pariwisata,” pungkasnya. (Ale)
