Curah Hujan Tinggi, Jembatan Penghubung Dua Desa di Cikelet Roboh

Kondisi Jembatan Cisitu di Kecamatan Cikelet, Garut, yang ambruk akibat curah hujan tinggi dan memutus akses a
Kondisi Jembatan Cisitu di Kecamatan Cikelet, Garut, yang ambruk akibat curah hujan tinggi dan memutus akses antar desa. (Istimewa)
0 Komentar

GARUT – Jembatan Cisitu yang berada di jalan desa penghubung Desa Karangsari dan Desa Kertamukti, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, ambruk akibat tingginya curah hujan yang terjadi sejak Sabtu 17 Januari 2026, sehingga akses warga antar desa terputus sementara.

Kapolsek Cikelet, IPTU Aktas Komalsyah mengatakan, bahwa personel Polsek Cikelet langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan kondisi jembatan yang roboh guna memastikan situasi tetap aman bagi masyarakat.

“Jembatan dengan panjang sekitar 10 meter dan lebar 3 meter tersebut tidak mampu menahan derasnya aliran air akibat hujan berkepanjangan hingga Sabtu malam sekitar pukul 22.00 WIB. Akibatnya, struktur jembatan runtuh dan tidak dapat dilalui kendaraan,” katanya.

Baca Juga:Ditinggal Pemilik, Kios Warung Nasi di Pasar Samarang Ludes Dilalap ApiHujan Deras Picu Luapan Sungai, Polsek Cikelet Turun Lakukan Mitigasi

Dampak dari ambruknya jembatan tersebut, kata dia, menyebabkan jalur yang menghubungkan Kampung Palatar, Desa Karangsari, dengan Kampung Cipare, Desa Kertamukti, terputus. Kondisi ini mengganggu mobilitas dan aktivitas warga setempat.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerusakan jembatan mengakibatkan kendaraan roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas,” katanya.

Pihak Polsek Cikelet mengimbau masyarakat agar memanfaatkan jalur alternatif yang tersedia serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam di tengah musim penghujan.

Warga juga diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang jika menemukan kondisi darurat serupa di wilayahnya.(*)

0 Komentar