Garut Akhiri Masa Tanggap Darurat Bencana, BPBD Imbau Waspada Saat Libur Tahun Baru

Kepala Pelaksana BPBD Garut, Aah Anwar Saefulloh
Kepala Pelaksana BPBD Garut, Aah Anwar Saefulloh
0 Komentar

GARUT – Status tanggap darurat bencana di Kabupaten Garut, sebelumnya sempat ada perpanjangan, dimulai dari tanggal 8 hingga 23 Desember 2025.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Aah Anwar Saefulloh, mengatakan bahwa status tanggap darurat kini diperpanjang selama 7 hari hingga 29 Desember 2025.

Menurutnya, bahwa status tanggap darurat sudah berakhir di tanggal 29 Desember, artinya tidak akan diperpanjang kembali.

Baca Juga:Pendidikan Karakter Diperkuat, SMAN 17 Garut Raih 77 Prestasi di 2025Warga Cibalong Dikejutkan Penemuan Pria Meninggal di Kawasan Leuweung Sancang Garut

“Status tanggap darurat diperpanjang kemarin 7 hari, mulai 23 sampai 29 ya, dan ini sekarang terakhir, enggak mungkin (di perpanjang) karena waktunya kita habis, mudah-mudahan tidak ada kendala untuk menghentikannya,” ujarnya.

Peristiwa Bencana di Libur Natal Tahun 2025

Terkait bencana di libur Natal 2025, menurut Aah, belum ada laporan terkait peristiwa bencana, namun hanya ada genangan air di Sasak besi.

“Untuk sampai saat ini informasi belum ada ya, ada satu tapi kecil genangan air yang disasak besi, itu sudah diselesaikan saat itu juga oleh anggota, namun ntuk sekarang belum, nggak ada,” katanya.

Himbauan Untuk Libur Tahun Baru 2026

Aah mengimbau, untuk libur tahun baru 2026 mendatang, masyarakat diminta agar tetap waspada terhadap kondisi cuaca yang dinilai dalam masa puncaknya.

Namun, kabar baiknya sudah ada rekayasa cuaca yang dilakukan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sehingga dipastikan akan lebih aman.

“Untuk libur tahun baru kita secara umum kita tetap waspada bahwa cuaca sekarang itu sebenarnya ini cuaca, ini ada rekayasa cuaca ini dari yang dilakukan oleh BNPB. Sehingga arus mudik, arus balik kita relatif lebih aman dari curah hujan yang tinggi, sebetulnya ini dalam kondisi cuaca lagi puncaknya,” ungkapnya.

Ia berharap, agar wisatawan yang berada di jalur arus mudik dan balik untuk selalu waspada, selamat sampai tujuan masing-masing.

Baca Juga:Keributan Warga Cimuncang Berhasil Diredam Polsek Garut KotaCalon Pengantin Garut Diarahkan Tanam Pohon di Lahan Bekas Tambang

“Untuk arus mudik dan arus balik, mudah-mudahan tidak ada terjadi sesuatu terutama orang yang sedang berwisata, yang sedang mudik atau balik di perjalanan sehingga bisa berangkat dan pulang ke rumah kembali masing-masing dan selamat,” pungkasnya. (Rizka)

0 Komentar