Hadapi Mudik Lebaran, Fasilitas Kesehatan di Garut Siap Layani Masyarakat 24 Jam

Kepala Dinas Kesehatan Kab. Garut Leli Yuliani
Kepala Dinas Kesehatan Kab. Garut Leli Yuliani
0 Komentar

GARUT – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Garut siap memberikan pelayanan kesehatan maksimal selama 24 jam penuh untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para pemudik.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani, menegaskan bahwa seluruh fasilitas kesehatan akan siaga penuh selama musim mudik dan perayaan Idul Fitri. Baik puskesmas maupun rumah sakit akan beroperasi tanpa henti guna memberikan layanan gawat darurat.

“Idul Fitri, ya kita siaga ya pelayanan semua fasilitas kesehatan di Kabupaten Garut, siaga untuk bisa memberikan pelayanan, terutama puskesmas itu buka 24 jam untuk pelayanan gawat daruratnya, pelayanan gawat darurat, persalinan, dan rawat inap. Kemudian untuk rumah sakit juga pelayanan gawat daruratnya buka 24 jam. Dan kita juga ada posko-posko, ya ada posko di tempat wisata, ada posko gabungan, dan juga posko-posko memang di tempat-tempat yang memang rawan keramaian,” ujarnya.

Baca Juga:Pemdaprov Siapkan 55 Posko Piket LebaranRencana Brilian Dedi Mulyadi dari Kebijakan Penghapusan Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor

Tak hanya fokus pada layanan kuratif, Dinkes Garut juga gencar melakukan langkah promotif dan preventif. Upaya sosialisasi terus digalakkan agar masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik dan perayaan Lebaran dengan aman dan nyaman. Pengecekan kesehatan bagi pengemudi angkutan umum pun menjadi perhatian utama guna mengurangi risiko kecelakaan.

“Jadi kita juga melakukan upaya-upaya untuk sosialisasi bagaimana masyarakat itu bisa mudik dan mengikuti lebaran ya dengan aman, nyaman. Kita juga melakukan sosialisasi bagaimana harus, istilahnya itu harus menjaga kesehatan, kemudian juga bagaimana kalau yang berkendara itu harus melakukan cek kesehatan dulu ya, kayak supir-supir, angkutan, kemudian juga di tempat-tempat seperti rest area, kita juga sediakan tempat-tempat untuk pemeriksaan,” kata Leli.

Selain itu, momen Lebaran identik dengan tradisi makan bersama keluarga. Dalam hal ini, Dinkes Garut juga mengingatkan masyarakat agar lebih selektif dalam mengonsumsi makanan dan memastikan keamanan pangan di toko swalayan tetap terjaga.

“Ya kita juga sosialisasi ya ke masyarakat untuk hati-hati terhadap makanan dan juga kita pastikan juga untuk di swalayan-swalayan seperti itu kita cek keamanan pangannya ya jangan sampai ada yang kadaluwarsa ada yang rusak, masih dijual oleh toko-toko, jadi keamanannya,” ucapnya.

0 Komentar