3. Madu
Madu memiliki tekstur kental yang mampu melapisi esofagus dan lambung, memberikan perlindungan fisik dari iritasi asam. Selain itu, sifat antibakterinya membantu melawan bakteri H. pylori yang sering menjadi penyebab maag kronis.
4. Lidah Buaya (Aloe Vera)
Bukan hanya untuk rambut, jus lidah buaya yang diolah khusus untuk konsumsi dapat menenangkan saluran pencernaan yang meradang dan bertindak sebagai pencahar ringan yang membantu sistem pembuangan.
Mengalihkan perhatian pada obat herbal bukan berarti kita harus memusuhi obat kimia sepenuhnya.
Baca Juga:Persib Bandung Raih Kemenangan Dramatis 3-2 atas Bali UnitedHarga Emas Antam Turun Tajam Rp42.000: Ini Dia Rinciannya
Pada fase akut di mana nyeri tak tertahankan, obat seperti Promag atau Omeprazole tetap menjadi garda terdepan. Namun, kunci utamanya adalah moderasi dan gaya hidup.
Para ahli menyarankan untuk memulai transisi dengan memperbaiki pola makan, menghindari pemicu seperti makanan pedas dan asam, serta mengelola stres.
Jika maag tetap membandel, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan dosis yang tepat atau mulai mengombinasikannya dengan terapi herbal secara bijak guna meminimalisir risiko efek samping jangka panjang bagi organ tubuh lainnya.(*)
