Disperindag Imbau Warga Garut Tak Panic Buying Soal BBM

(Rizka/Radar Garut)
SPBU Pertamina Ciateul, di Jl. Suherman (Rizka/Radar Garut)
0 Komentar

GARUT – Konflik diwilayah Timur Tengah kian memanas, dampak yang dirasakan bagi Indonesia ialah perekonomian global, salah satunya Bahan Bakar Minyak (BBM). Hal tersebut hingga menyoroti berbagai pihak karena BBM bagi sangatlah penting.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Garut, Ridwan Effendi mengatakan bahwa masyarakat jangan panic buying terkait BBM.

Menurut Ridwan, pengaruh secara langsung sesuai informasi dari pemerintah pusat bahwa belum ada rencana untuk menaikkan harga BBM.

Baca Juga:Permintaan Bibit Alpukat di Garut Diprediksi Masih Tinggi Selama Musim HujanRudy Gunawan Klarifikasi Tudingan Penyelewengan Dana Bonus Produksi Panas Bumi

“Bahkan saya tanyakan juga, satu bulan ke depan ini tidak ada rencana untuk menaikkan,” ujarnya belum lama ini.

Terkait stok BBM, kata Ridwan, untuk di Garut masih tergolong aman, dan masyarakat jangan panik buying terkait BBM.

Ridwan mengatakan, namun untuk upaya penghematan BBM memang harus dilakukan bersama semua masyarakat.

“Ada tidak adanya kenaikan BBM, kemudian juga pasokan berkurang ataupun berlebih, upaya pemborosan BBM itu kan hal yang tidak baik, dan agama pun juga sangat menganjurkan begitu, mengajarkan begitu,” ucapnya.

Terkait fenomena antrian panjang yang terlihat hampir disetiap SPBU, menurut Ridwan, itu contoh dari fenomena panic buying, jadi masyarakat tidak harus panic buying karena stok masih aman.

“Itu fenomena panik buying kalau ngantri panjang begitu, kalau ngantri nya terlalu panjang dalam artian masyarakat harus sudah mulai tau jam jam kosong untuk mengisi,” tuturnya.

Ia menambahkan, untuk kedepannya belum ada informasi dari pemerintah pusat terkait kenaikan harga BBM, namun jika dimungkinkan ada kenaikan harga, pihaknya mengimbau masyarakat harus bersiap.

Baca Juga:Diduga Mabuk, Pengemudi Grand Livina Tabrak Gerobak Nasi Goreng di Ciledug GarutAtlet Ngajago Archery Club Garut Borong Prestasi di Condong Archery Competition 2026

“Sejauh ini pemberitaan informasi yang didapati pemerintah pusat belum ada rencana, tapi kalau toh itu ada ya kita harus selalu bersiap, karena Indonesia ini bukan produsen BBM ya, toh kalau memang sulit juga pemerintah juga mungkin terpaksa, kita bersiap saja dan tentu berdoa saja kita bisa membeli dengan meskipun harga mahal ya,” pungkasnya. (Rizka)

0 Komentar