RADARGARUT – Proyek Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap atau yang kerap disebut Getaci yang digadang-gadang sebagai jalan tol terpanjang di Indonesia dengan panjang mencapai 206,65 kilometer hingga kini masih kesulitan menarik minat investor.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo secara terbuka mengakui bahwa belum ada satu pun investor yang menyatakan ketertarikan serius terhadap proyek strategis nasional ini.
Dalam keterangan pers di Kantor Kementerian PU pada Jumat 10 April 2026, Menteri Dody menjelaskan bahwa rendahnya minat investor terhadap Tol Getaci disebabkan utama oleh volume lalu lintas yang dinilai kurang menarik secara ekonomi.
Baca Juga:Penumpang Lupa Barang di Whoosh, Pintu Ditahan dan Jadwal Kereta Melambat 2 MenitLowongan Kerja BPJS Ketenagakerjaan 2026 Dibuka! Banyak Posisi, Penempatan Seluruh Indonesia, dan 100% Gratis
“Biasanya kalau satu proyek yang kita tawarkan itu nggak banyak minatnya ya biasanya kan itu karena traffic-nya kurang,” ujarnya.
Tol Getaci direncanakan menghubungkan wilayah Gedebage di Bandung dengan Tasikmalaya hingga Cilacap di Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, mendukung pertumbuhan ekonomi di Jawa bagian selatan, serta mengurangi kemacetan di jalur Pantura yang selama ini menjadi andalan.
Namun, realitas di lapangan menunjukkan tantangan yang tidak ringan. Investor swasta, baik domestik maupun asing, cenderung menghitung risiko dan pengembalian investasi secara ketat.
Dengan proyeksi lalu lintas yang rendah, proyeksi pendapatan tol dari tarif pengguna jalan menjadi kurang menjanjikan, sehingga proyek ini dianggap kurang feasible secara finansial.
Salah satu hambatan besar lainnya adalah keterbatasan anggaran pemerintah untuk memberikan dukungan konstruksi atau viability gap funding yang biasanya dibutuhkan untuk membuat proyek tol di wilayah dengan demand rendah menjadi lebih menarik.
Menteri Dody mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah tidak dapat menyediakan dukungan finansial tersebut karena prioritas anggaran dialihkan ke proyek lain yang lebih mendesak, seperti pembangunan Bendungan Cibeet untuk pengendalian banjir.
Baca Juga:Harga Tiket Piala AFF U-17 2026 Mulai Rp75 Ribu! Jadwal Lengkap Timnas GarudaPesona Hangat di Kaki Gunung Guntur: Rekomendasi Destinasi Wisata Cipanas Garut Terpopuler 2026
Proyek Tol Getaci sebenarnya sudah lama menjadi bagian dari daftar Proyek Strategis Nasional. Namun, sejak awal 2020-an, proses lelang dan penawaran berulang kali mengalami kendala.
Bahkan sempat ada minat dari beberapa konglomerat dalam negeri dan investor asal China, tetapi pada akhirnya tidak berlanjut hingga tahap penandatanganan.
