RADARGARUT– Kota Garut bersiap menyambut perhelatan budaya terbesar tahun ini. Melalui tajuk “Gebyar Pesona Budaya Garut (GPBG) 2026”, Pemerintah Kabupaten Garut menjanjikan sebuah pertunjukan yang lebih kolosal, lebih megah, dan lebih meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Dengan target partisipasi mencapai ribuan orang, acara ini diprediksi akan menjadi magnet utama wisatawan di Jawa Barat pada bulan April mendatang.
Berdasarkan rilis resmi yang diunggah melalui akun media sosial penyelenggara, puncak acara ini dijadwalkan akan berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026.
Baca Juga:Honda Jazz 2026 Resmi Meluncur di Indonesia: Harga Mulai 200 JutaanHujan Deras Terjang Garut: Jembatan Ciwarunga Ambruk, Akses Dua Desa Lumpuh Total
Lokasi utama yang dipilih menjadi pusat perhatian adalah Bundaran Suci, tepat di depan gedung bersejarah Bale Paminton Inten Dewata. Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan, mengingat nilai historis dan posisinya yang strategis di jantung kota Garut.
Panggung Bagi Ratusan Seniman Lokal
Salah satu pembeda utama GPBG 2026 adalah fokusnya yang kuat pada pemberdayaan seniman lokal. Pihak penyelenggara mengonfirmasi keterlibatan langsung dari 300 pelaku seni yang akan tampil dalam format pertunjukan kolosal.
Komposisi ini mencakup:
- 140 Penari yang akan membawakan tarian tradisional khas Sunda.
- 50 Pesilat yang menunjukkan ketangkasan bela diri asli Indonesia.
- 35 Pemain Musik pengiring etnik.
- 45 Pelaku Seni Multitalenta lainnya.
- 30 Seniman (Artist) yang memberikan sentuhan visual estetis pada jalannya acara.
Keterlibatan ratusan seniman ini menunjukkan komitmen Garut dalam melestarikan budaya di tengah gempuran modernitas, sekaligus menjadikan seni sebagai identitas kota yang membanggakan.
Karnaval Masif: Melibatkan 2.000 Peserta dari Berbagai Daerah
Tak hanya pertunjukan di panggung, Gebyar Pesona Budaya Garut 2026 juga akan diramaikan dengan iring-iringan karnaval yang megah.
Target peserta karnaval mencapai lebih dari 2.000 orang. Peserta ini terdiri dari perwakilan 75 SKPD dan Kecamatan se-Kabupaten Garut, di mana rata-rata setiap instansi akan mengirimkan 20 hingga 30 orang personel.
Menariknya, skala acara tahun ini naik ke tingkat nasional. GPBG 2026 mengundang perwakilan dari 5 Kota/Kabupaten luar daerah dan 5 Provinsi di Indonesia.
Kehadiran delegasi luar provinsi ini diharapkan dapat menciptakan pertukaran budaya yang kaya dan memperkuat posisi Garut sebagai destinasi wisata budaya unggulan dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026.
