Jalur Maut Kembali Pulih: Cadas Pangeran Akhirnya Bisa Dilintasi Usai Terjang Terjang Longsor

(Istimewa)
Sempat tertutup longsor, Cadas Pangeran Sumedang sudah bisa diakses lagi hari ini.(Istimewa)
0 Komentar

RADARGARUT – Setelah sempat lumpuh total akibat material tanah dan bebatuan yang menutup badan jalan, jalur legendaris Cadas Pangeran di Kabupaten Sumedang akhirnya kembali dinyatakan dapat dilintasi oleh kendaraan pada Kamis, 9 April 2026.

Hal tersebut disampaikan oleh Pranata Humas BOBD Jawa Barat, Hadi Rahmat.

“Untuk saat ini Cadas Pangeran sudah bisa dilewati setelah kami lakukan aksi penutupan jalan,” jelasnya.

Baca Juga:Bupati Garut Sambut Kunjungan BRIN Bahas Inovasi DaerahTimnas Futsal Indonesia Taklukan Australia 3-2 dan Juara Grup B ASEAN Futsal Championship 2026

Selain lakukan aksi cepat atasi longsor yang menghalangi jalan, pihaknya juga tetap lakukan pantauan lanjutan guna memastikan longsor susulan tidak terjadi.

“Bahkan sampai saat ini kami masih terus lakukan pemantauan,” katanya.

Kabar ini menjadi angin segar bagi para pengguna jalan yang sempat terjebak kemacetan panjang maupun mereka yang terpaksa memutar arah melalui jalur alternatif yang lebih jauh.

​Proses evakuasi material longsor yang berlangsung sejak pagi hari ini melibatkan kerja sama taktis antara BPBD Sumedang, TNI, Polri, serta relawan setempat.

Meski akses sudah dibuka, petugas di lapangan masih memberlakukan sistem buka-tutup di beberapa titik untuk memastikan keamanan pengendara, mengingat kondisi aspal yang masih licin akibat sisa lumpur.

​Kronologi dan Evakuasi yang Menegangkan

Longsor yang terjadi di kawasan Cadas Pangeran ini dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Sumedang sejak malam hari.

Tebing yang berada di sisi jalan tak mampu lagi menahan debit air, sehingga menyebabkan guguran material menutupi jalur utama yang menghubungkan Bandung dan Sumedang tersebut.

​Proses pembersihan jalur ini bukanlah perkara mudah. Medan Cadas Pangeran yang dikenal ekstrem dengan tebing curam di satu sisi dan jurang dalam di sisi lainnya menuntut kewaspadaan tinggi dari para petugas.

Baca Juga:Harga Emas Antam Melonjak Rp50.000: Momentum Emas Fisik di Tengah Ketidakpastian Ekonomi GlobalMenteri Purbaya Lakukan Kajian Lebih Lanjut Terkait Gaji 13 ASN

Alat berat dikerahkan untuk menyingkirkan batu-batu besar, sementara petugas pemadam kebakaran membantu menyemprot sisa lumpur agar jalan tidak membahayakan bagi pengendara sepeda motor.

​Jalur Legendaris yang Penuh Risiko

Cadas Pangeran bukan sekadar jalan biasa. Jalur ini memiliki nilai sejarah tinggi, namun di sisi lain, ia juga dikenal sebagai salah satu titik paling rawan dalam peta transportasi Jawa Barat.

0 Komentar