Aksi Vandalisme Rusak Jalan Ibrahim Adjie Garut

(puprgarutkab.official/radargarut.id)
PUPR lakukan tinjauan terkait dengan laporan vandalisme di Jl. Ibrahim Adjie Garut (puprgarutkab.official/radargarut.id)
0 Komentar

RADARGARUT– Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut kembali menyoroti kasus vandalisme yang merusak fasilitas umum di Jalan Ibrahim Adjie, Kecamatan Tarogong Kaler.

Melalui akun resmi @puprgarutkab.official, PUPR mengunggah foto yang menunjukkan pekerja membersihkan cat merah menyala yang dicoretkan secara sembarangan di pembatas jalan beton berwarna hitam-putih. Postingan ini langsung mendapat respons dari warga.

PUPR Garut menegaskan bahwa Jalan Ibrahim Adjie merupakan fasilitas publik yang dibangun dan dipelihara untuk kepentingan masyarakat luas.

Baca Juga:Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal 2026 setelah Kalahkan Malaysia 1-0Polres Garut Gelar Monitoring Serentak Imunisasi Campak ORI: Cegah KLB dan Lindungi Ribuan Balita di Garut

“Menjaga fasilitas umum adalah tanggung jawab bersama. Papan nama Jalan Ibrahim Adjie yang merupakan bagian dari fasilitas publik mengalami tindakan perusakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” tulis akun resmi tersebut.

Lebih lanjut, PUPR menjelaskan bahwa fasilitas umum seperti jalan, trotoar, dan pembatas ini dibangun bukan untuk dirusak, melainkan untuk mendukung kenyamanan, ketertiban, dan estetika lingkungan.

Setiap bentuk vandalisme tidak hanya merugikan pemerintah yang harus mengeluarkan biaya pemeliharaan ekstra, tetapi juga mengganggu kenyamanan pengguna jalan sehari-hari.

Jalan Ibrahim Adjie sendiri dikenal sebagai salah satu ruas jalan strategis di Garut yang sering menjadi tempat Car Free Day (CFD) dan memiliki pemandangan indah ke arah pegunungan.

Jalan ini dinamai sesuai nama Letjen Ibrahim Adjie, tokoh militer yang berjasa dalam penumpasan pemberontakan DI/TII di Jawa Barat. Keberadaannya sebagai ruang publik yang bersih dan tertata menjadi kebanggaan warga setempat.

Namun, aksi vandalisme seperti coretan cat semprot ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, ruas jalan ini juga sempat menjadi sorotan karena berbagai masalah, mulai dari tumpukan sampah hingga penertiban bangunan liar. Kasus ini mencerminkan masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap pentingnya menjaga aset bersama.

PUPR Garut mengajak seluruh warga bersama-sama menjaga, merawat, dan menghormati fasilitas publik.

Baca Juga:PSSI Kantongi Satu Lawan Resmi untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026Rupiah Tembus Rp 17.100 per Dolar AS: Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Pastikan APBN 2026 Tetap Aman

“Mari bersam-sama menjaga, merawat, dan menghormati setiap fasilitas publik yang ada. Karena ruang publik yang baik hanya dapat terwujud melalui kepedulian bersama. Jaga fasilitas umum. Jaga wajah kota kita. Lebih sedikit,” tulis pihak PUPR dalam keterangan.

0 Komentar