Beni Yoga menegaskan bahwa digitalisasi bukan pengganti, melainkan pendukung utama agar seluruh objek wisata tetap ramah, bersih, dan aman.
“Kami ingin Garut tidak hanya dikenal sebagai destinasi yang indah, tapi juga modern dan profesional dalam pengelolaannya,” tambahnya.
Implementasi e-ticketing diharapkan mulai digulirkan secara bertahap pada pariwisata unggulan Garut Selatan dalam waktu dekat. Langkah ini sejalan dengan tren nasional digitalisasi pariwisata yang sedang digencarkan pemerintah pusat.
Baca Juga:Pembatasan BBM Subsidi Mulai 1 April 2026: Isi Pertalite dan Solar Tak Lagi Bebas, Maksimal 50 Liter per HariDari Hutan Belantara Menuju Jantung Perdagangan Garut: Jejak Panjang Jalan Pengkolan
Bagi wisatawan, kehadiran sistem ini berarti kemudahan, transparansi, dan pengalaman berkualitas. Bagi pemerintah daerah, ini adalah langkah strategis menuju pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan dan berbasis data.
Dengan lonjakan 59,7 persen yang baru saja diraih, Garut kini berada di persimpangan penting. E-ticketing bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk menjaga momentum “Garut Hebat” dan menjadikan pariwisata sebagai mesin penggerak ekonomi daerah yang semakin kuat di masa mendatang. (*)
