Imam Anshori (Pangsuma FC Kalbar)
Andarias Kareth (Fafage Banua)
Adityas Priambudi (Black Steel Papua)
Ardiansyah Runtuboy (Bintang Timur Surabaya)
Pivot:
Muhammad Sanjaya (Kuda Laut Nusantara FC)
Andres Dwi Persada (Unggul FC Malang)
Muhammad Faturrahman (Fafage Banua)
Kris Daniel Yeimo (Black Steel Papua)
Pemain-pemain andalan seperti Muhammad Albagir, Dewa Rizki, dan Ardiansyah Runtuboy dipertahankan untuk memberikan kestabilan. Sementara itu, wajah-wajah baru seperti Andarias Kareth, Piter Junior, Dipo Arrahman, dan Rizky Fauzan diharapkan bisa memberikan kejutan dengan kecepatan dan kreativitas mereka di lapangan.
Komposisi ini menunjukkan pendekatan Souto yang ingin membangun tim jangka panjang tanpa mengorbankan hasil jangka pendek.
Strategi Hector Souto dan Tantangan di Depan
Hector Souto dikenal dengan gaya permainan cepat, pressing tinggi, dan transisi cepat dan khas futsal modern ala Spanyol.
Baca Juga:Tol Getaci Segera Dibangun: Bupati Garut Koordinasi Lahan dengan DJKN demi Percepatan Konektivitas WilayahPenemuan Jasad Pria di Cikelet Garut Gemparkan Warga
Di turnamen ini, Indonesia diharapkan bisa mendominasi penguasaan bola dan memanfaatkan ruang sempit dengan kombinasi umpan-umpan pendek akurat.
Tantangan utama datang dari Australia yang memiliki fisik kuat dan Malaysia yang selalu tampil kompak.
Brunei dan Kamboja kemungkinan besar akan lebih defensif, sehingga Indonesia harus sabar membongkar pertahanan mereka tanpa kehilangan konsentrasi.
Sejarah membuktikan bahwa Indonesia mampu tampil superior di level ASEAN. Dua gelar juara sebelumnya menjadi modal kepercayaan diri, tapi Souto dan skuadnya sadar bahwa status juara bertahan justru membuat lawan semakin termotivasi untuk mengalahkan mereka.
Harapan Besar dari Suporter Indonesia
Dukungan suporter Indonesia diharapkan mengalir deras meski turnamen digelar di Thailand. Banyak yang percaya bahwa skuad ini memiliki kualitas untuk melangkah jauh, bahkan merebut gelar ketiga secara berturut-turut.
Piala AFF Futsal 2026 bukan hanya ajang bergengsi, tapi juga persiapan menuju kompetisi yang lebih tinggi seperti AFC Futsal Asian Cup. Performa apik di Thailand bisa menjadi batu loncatan bagi para pemain untuk menembus level Asia. (*)
