Rekap Usai Libur Lebaran, Ternyata Garut Dilanda 15 Bencana yang Didominasi Cuaca Ekstrem dan Longsor

iatimewa
Bencana Longsor di Selaawi Garut pada Libur Lebaran 2026 (ist)
0 Komentar

GARUT – Libur Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, menjadikan Kabupaten Garut sebagai Kabupaten/Kota di Jawa Barat yang banyak dikunjungi, maka potensi bencana yang terjadi beberapa titik di Garut cukup dikhawatirkan.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut, Abud Abdullah, menyampaikan laporan rekapitulasi kejadian bencana pada masa pos pengamanan arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 H di wilayah Kabupaten Garut, pada periode tanggal 14 Maret hingga 29 Maret 2026.

“Berdasarkan data yang dihimpun, selama periode Pos PAM Idul Fitri 1447 H telah terjadi sebanyak total kejadiannya 15 kejadian, dan 10 Kecamatan yang terdampak,” ujarnya.

Baca Juga:Warga Garut Protes Harga LPG 3 Kg Melambung, Datangi DPRD dan PolresLibur Lebaran 2026, Wisata Pantai Garut Meledak, UMKM Raup Puluhan Juta per Hari

Abud menyebutkan, ada beberapa jenis kejadian bencana yang terjadi selama libur lebaran 2026, seperti 7 kejadian Cuaca Ekstrem, 6 kejadian Tanah Longsor, 2 kejadian Banjir yang terjadi tersebar dibeberapa kecamatan.

“Kejadian bencana tersebar di beberapa kecamatan, antara lain Kecamatan Bungbulang, Peundeuy, Leles, Banyuresmi, Selaawi, Singajaya, Cilawu, Wanaraja, Banjarwangi, dan Pasirwangi,” sebutnya.

Abud menjelaskan, ada beberapa jiwa yang terdampak, dimulau dari berapa Kepala Keluarga (KK), dari laki-laki hingga balita, dan beruntung tidak ada korban yang dinyatakan hilang bahkan meninggal dunia.

“Jumlah Jiwa Terdampak 92 jiwa, dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) 53 KK, laki-laki 47 jiwa dan perempuan 45 jiwa, sedangkan lansia 5 jiwa dan balita 2 jiwa, sementara itu tidak ada korban meninggal, luka-luka, bahkan hilang,” jelasnya.

Tak hanya itu, kata dia, ada beberapa dampak kerusakan yang terjadi, seperti total rumah rusak, rusak ringan hingga berat, dan beberapa infrastruktur serta fasilitas umum yang ikut terdampak.

“Dampak kerusakannya dari mulai total rumah terdampak 51 unit, dengan catatan rusak ringan 22 unit, rusak sedang 0 unit, rusak berat 1 unit, terancam 4 unit, terendam 24 unit, sedangkan untuk Infrastruktur itu Tembok Penahan Tanah (TPT) 4 titik, dan jalan 1 titik. Sementara itu, fasilitas umum dari mulai fasilitas pendidikan, Ibadah, Kesehatan, umum lainnya tidak mengalami kerusakan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kejadian bencana selama libur lebaran 1447 Hijriah didominasi oleh bencana Hidrometeorologi, khusunya cuaca ekstrem dan tanah longsor.

Baca Juga:Garut dan Tasikmalaya jadi Prioritas ORI Selama AprilKemiskinan Ekstrem di Garut Belum Tertangani

“Kondisi ini dipicu oleh curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang terjadi di sebagian besar wilayah Kabupaten Garut,” tambahnya.

0 Komentar