Long Weekend Jumat Agung 2026: 5 Destinasi Underated Garut yang Bikin Liburan Panjangmu Tak Terlupakan!

(Istimewa)
5 destinasi wisata hidden gem Garut untuk libur panjang 3-5 April 2026 (Istimewa)
0 Komentar

RADARGARUT– Garut, Jawa Barat, selalu jadi primadona wisatawan yang ingin kabur dari hiruk-pikuk kota besar.

Apalagi saat long weekend 3-5 April 2026 mendatang. Libur nasional Jumat Agung yanh jatuh pada tanggal 3 April, disambung Sabtu dan Minggu Paskah, menciptakan momen tiga hari penuh yang sempurna untuk healing.

Bagi warga Bandung yang hanya butuh 2-3 jam perjalanan, Garut jadi pilihan ideal. Namun, alih-alih berdesak-desakan di Gunung Papandayan atau Pantai Santolo yang sudah ramai, coba jelajahi destinasi underated yang masih asri, sepi, dan penuh kejutan.

Baca Juga:Amsal Sitepu Bebas: Komisi III DPR RI "Seret" Kejari Karo ke SenayanVideografer Amsal Sitepu Diduga Terjerat Pusaran Korupsi Dana Desa

Berikut lima hidden gem Garut yang wajib masuk list liburan panjangmu. Siapkan kendaraan yang tangguh, sepatu trekking, dan semangat petualangan!

1. Leuwi Tonjong

Pertama, Leuwi Tonjong di Desa Jayamukti, Kecamatan Cihurip. Tempat ini dijuluki “surga tersembunyi” dan bahkan pernah meraih juara II kategori Surga Tersembunyi pada API 2018.

Bayangkan kolam alami berair jernih kehijauan yang dikelilingi dua tebing batu setinggi 90-120 meter. Airnya dingin menyegarkan, cocok untuk berenang, melompat dari tebing rendah, atau menyusuri sungai menggunakan rakit tradisional.

Pemandangan hutan dan perkebunan di sekitarnya membuatmu merasa seperti berada di Phuket mini.

Aksesnya memang menantang, sekitar dua jam dari pusat Garut, dilanjutkan trekking ringan 15 menit, tapi justru itu yang membuatnya tetap sepi.

Tiket masuk hanya sekitar Rp15.000. Datang pagi atau sore hari agar cahaya matahari sempurna untuk foto-foto Instagramable. Cocok banget buat yang ingin healing total tanpa gangguan keramaian.

2. Leuwi Jurig

Kedua, Leuwi Jurig di Desa Bojong, Kecamatan Bungbulang. Dulu sempat dianggap angker karena namanya jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia berarti kolam setan, tapi kini berubah jadi spot favorit pecinta alam.

Baca Juga:Kebakaran di Cikajang Nyaris Hanguskan Pemukiman, Aset Senilai Rp750 Juta Berhasil DiselamatkanPetaka Bicara Sembarangan: Kisah di Balik Hilangnya Remaja Inisial MR di Gunung Guntur

Kolam airnya berwarna hijau toska yang jernih, dikelilingi tebing batu tinggi dengan suasana tenang nan mistis. Kamu bisa berenang, duduk di batu sambil mendengarkan gemericik air, atau sekadar berfoto dengan latar alam yang masih perawan.

Lokasinya tersembunyi di balik perbukitan, sehingga jarang dikunjungi wisatawan massal. Dari Bandung, kamu bisa tiba dalam waktu kurang dari tiga jam. Bawa bekal makanan karena fasilitas minim, tapi justru itu yang bikin pengalaman lebih autentik.

0 Komentar