Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Induk Garut Mulai Turun dan Stabil Pasca-Lebaran

Pedagang telur di Pasar Ciawitali Garut. (Rizki Peratami/Radar Garut)
Pedagang telur di Pasar Ciawitali Garut. (Rizki Peratami/Radar Garut)
0 Komentar

Pengawasan dari Pemerintah Daerah

Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) terus melakukan pemantauan rutin di lapangan.

Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada oknum yang melakukan penimbunan barang atau memainkan harga di tengah kondisi yang mulai stabil.

Selain itu Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Pasar Guntur, Yusep Suryaman pada Selasa 31 Maret 2026 mengonfirmasi kestabilan harga pasar.

Baca Juga:Libur Lebaran 2026: Kunjungan Wisatawan ke Garut Melonjak Drastis, Pantai Selatan Jadi FavoritTruk Pasir Terguling di Jalur Banjarwangi, Sopir dan Penumpang Selamat dari Maut

“Kalau saat ini emang harga stabil, kelihatan dari rekapitulasi bapokting (bahan pokok penting) yang ada di Pasar Guntur,” katanya.

Harapan Masyarakat dan Pedagang

Para pedagang di Pasar Induk Guntur mengaku lega dengan kondisi ini. Menurut mereka, harga yang stabil jauh lebih menguntungkan karena daya beli masyarakat menjadi tetap terjaga. Saat harga terlalu tinggi, omzet pedagang cenderung menurun karena pembeli akan mengurangi jumlah belanjaannya.

Di sisi lain, warga berharap agar tren stabilitas harga ini dapat bertahan lama, terutama menjelang momen-momen besar lainnya di masa depan.

Dengan harga pangan yang terjangkau, diharapkan tingkat inflasi di daerah tetap terjaga dan kesejahteraan masyarakat Garut terus meningkat.

Bagi warga yang ingin berbelanja, saat ini adalah waktu yang tepat untuk memenuhi stok dapur karena ketersediaan barang di Pasar Induk Guntur Garut sedang dalam kondisi sangat baik dan melimpah. (*)

0 Komentar