Cetak SDM Unggul, Bupati Garut Dorong Generasi Muda Muhammadiyah Kuasai Life Skill Digital dan Kewirausahaan

(Istimewa)
Pertemuan Silaturahmi Ba\'da Idul Fitri antara Bupati Garut dengan Muhammadiyah (Istimewa)
0 Komentar

RADARGARUT – Pemerintah Kabupaten Garut menaruh harapan besar pada peran generasi muda dalam memajukan roda perekonomian dan pembangunan daerah.

Dalam pertemuan strategis bersama tokoh muda Muhammadiyah di Gedung Dakwah Muhammadiyah Garut, Jalan Pembangunan Tarogong Kidul, Garut, Minggu 29 Maret 2026, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin menekankan bahwa pendidikan akademik saja tidak lagi cukup di era disrupsi saat ini.

Penguasaan keterampilan hidup atau life skill menjadi kunci utama agar pemuda Garut mampu bersaing secara global.

Baca Juga:Jadwal Lengkap Timnas Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026 JakartaDKP Garut Pantau Lumbung Pangan di Desa Sukamulya, Perkuat Ketahanan Pangan Masyarakat Pakenjeng

Syakur Amin menyoroti bahwa perubahan zaman yang begitu cepat menuntut adaptasi yang luar biasa dari sisi sumber daya manusia.

Generasi muda Muhammadiyah, yang dikenal memiliki basis organisasi yang kuat, didorong untuk melengkapi diri dengan keahlian teknis, mulai dari literasi digital hingga kemandirian ekonomi melalui kewirausahaan.

Menurutnya, penguatan life skill bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan mendesak untuk menekan angka pengangguran dan meningkatkan produktivitas pemuda di wilayah Kabupaten Garut.

Ia berharap organisasi kepemudaan dapat menjadi inkubator bagi lahirnya inovasi-inovasi baru yang relevan dengan potensi lokal daerah.

“Generasi muda Muhammadiyah harus memiliki nilai tambah. Tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga harus mahir secara praktis. Penguatan life skill ini adalah investasi jangka panjang untuk kemajuan Garut ke depan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Syakur menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk berkolaborasi dengan organisasi kepemudaan dalam menyediakan program-program pelatihan kerja.

Program ini diharapkan dapat menyasar sektor-sektor strategis seperti teknologi informasi, pengolahan hasil pertanian, hingga industri kreatif yang saat ini tengah berkembang pesat di Garut.

Baca Juga:SIM Keliling Polres Garut Hadir di Banyuresmi & Malangbong, 30-31 Maret 2026: Perpanjangan SIM Semakin MudahHarga Emas Perhiasan Hari Ini 30 Maret 2026

Ia meyakini bahwa jika pemuda dibekali dengan keterampilan yang tepat, mereka tidak hanya akan menjadi pencari kerja, tetapi justru menjadi pencipta lapangan kerja bagi lingkungan sekitarnya.

Karakter mandiri yang menjadi ciri khas Muhammadiyah harus diimplementasikan dalam bentuk nyata di tengah masyarakat.

“Pemerintah akan terus mendukung setiap inisiatif pemuda yang berorientasi pada pengembangan diri. Kami ingin pemuda Muhammadiyah menjadi pelopor dalam gerakan kemandirian ekonomi berbasis keterampilan di setiap kecamatan,” tambahnya.

Melalui dorongan ini, Pemerintah Kabupaten Garut berharap akan lahir generasi yang tidak hanya memahami teori di bangku sekolah, tetapi juga tangkas dalam menghadapi persoalan nyata di lapangan kerja. (*)

0 Komentar